Pengeluaran Prioritas Gaji Pertama Bagi Fresh Graduate

gaji pertama

Pengalaman ketika mendapatkan gaji pertama merupakan hal yang begitu mebanggankan untuk semua orang. Apalagi bagi Anda yang baru saja lulus kuliah dan langsung memperoleh pekerjaan baru. Merasakan gaji pertama atau menerima bayaran dari hasil pekerjaan selama satu bulan menjadi sebuah hal yang begitu berharga. Apalagi jika mengingat saat kuliah, seorang mahasiswa memperoleh kiriman uang dari orang tuanya.

Munculnya rasa bangga, senang dan bingung uang tersebut mau digunakan untuk apa. Itulah yang terbesit di pikiran seorang anak muda yang fresh graduate. Semua hal menjadi terpikir dan ingin menghabiskan uang yang dimiliki, dan timbulnya perasaan yang bebas untuk membelanjakan seluruh gaji untuk membeli ini dan itu, apalagi uang yang diperoleh merupakan hasil dari kerja keras sendiri

Menghabiskan gaji pertama untuk  bersenang-senang tentu boleh-boleh saja. Namun ada baiknya jika Anda mempunyai pemikiran yang cerdas dan bijak dalam mengelola gaji pertama yang telah didapatkan. Kesimpulan yakni jangan sampai berlebihan dalam membelanjakan uang gaji sehingga lupa dengan kebutuhan bulanan serta aktivitas menabung dan juga investasi.

Supaya Anda tidak kebingungan, mari simak beberapa pengeluaran prioritas untuk gaji pertama dari seorang fresh graduate berikut ini.

1. Membuat Daftar Kebutuhan yang Diprioritaskan

Saat baru memperoleh gaji pertama, pasti kemampuan daya beli Anda akan meningkat signifikan, boleh saja Anda memakai uang tersebut untuk keperluan belanja, namun sebaiknya pakailah untuk membeli hal-hal yang bersifat produktif seperti sepatu, tas yang merupakan pakaian untuk bekerja serta hal lain yang sekira sangat dibutuhkan.

Selain itu, boleh saja bila Anda ingin membeli barang lain, namun pastikan juga barang yang akan dibeli merupakan benda yang nantinya sering digunakan. Caranya yaitu dengan menyusun daftar kebutuhan prioritas setelah itu Anda akan terbiasa untuk berbelanja barang prioritas untuk Anda pribadi.

2. Menyiapkan Dana Darurat

Dana darurat memiliki sifat wajib walau sudah mempunyai anggaran keuangan, tidak jarang sebuah kondisi tertentu yang membutuhkan sebuah dana diluar dari anggaran yang kita miliki. Maka dari itu, ada baiknya jika dana darurat disiapkan dalam bentuk rekening atau tabungan secara terpisah, hal ini supaya tidak tercampur oleh anggaran lain dan selalu siap sedia di waktu-waktu ketika diperlukan.

Idealnya dana darurat yang harus disimpan cukup bervariasi. Untuk Anda yang belum menikah, disarankan untuk mempunyai dana darurat setidaknya 6 kali dari seluruh pengeluaran bulanan. Untuk yang sudah menikah perlu mempunyai dana darurat setidaknya 9 kali dari jumlah keperluan rumah tangga per bulan.

3. Belajar Investasi

Sebaiknya jangan simpan uang Anda di dalam satu rekening biasa. Perbanyak aset milik Anda melalui investasi saham, emas batang, atau reksa dana. Pertama kali investasi, Anda bisa memulai dengan nominal yang rendah.

Untuk seorang pemula, bisa melakukan investasi safe haven dengan resiko yang kecil. Investasi tersebut merupakan investasi dengan nilai yang terus naik. Pastinya Anda tidak dapat mengharapkan sebuah keuntungan besar dalam jangka satu sampai dua tahun saja, berbagai manfaat yang diperoleh juga lebih untuk jangka panjang.

Sebenarnya mengurung dan mengelola keuangan bukan sesuatu yang rumit. Lakukanlah dari hal yang paling kecil dan jadikan ini sebagai kebiasaan yang baik.

4. Menggunakan Aturan 50-30-20

Para pakar keuangan banyak yang merekomendasikan menggunakan sistem 50-30-20 untuk mengelola pendapatan Anda. Sistem ini sebetulnya patokan untuk membagi penghasilan ke dalam beberapa macam keperluan.

Seperti contohnya, 50 persen gaji dipakai untuk kebutuhan pokok, 30 persen untuk ditabung serta membayar utang dan 20 persennya lagi untuk membeli berbagai keperluan pribadi. Walaupun demikian Anda juga perlu realistis dengan tabungan pribadi. Akan semakin bagus jika Anda bertemu dan berkonsultasi langsung oleh para perencana keuangan yang dapat membantu Anda mencarikan sebuah solusi jitu atas segala permasalah keuangan yang dimiliki.

Dengan memiliki sistem pengelola uang yang baik, Anda akan sangat mungkin terhindar dari yang namanya hutang karena memiliki kesehatan finansial yang baik dan stabil. Apalagi bagi Anda yang sudah berumah tangga, pastinya kesehatan finansial menjadi hal yang sangat diperlukan agar keluarga tetap aman dan nyaman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

5. Membahagiakan Orang Terdekat dan Bersedekah

Pastinya seluruh keberhasilan yang Anda dapatkan saat ini tidak terlepas dari dukungan dari orang-orang sekitar khususnya orang tua kandung. Anda bisa menggunakan pendapatan pertama Anda untuk mentraktir orang-orang terdekat Anda, baik itu teman, keluarga hingga orang tua sendiri. Selain itu Anda juga melakukan sedekah dan berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan. Dengan melakukan sedekah niscaya rezeki yang Anda peroleh akan diganti dengan berkali-kali lipat.

Jadi, lakukan hal-hal yang tepat dan bijak dalam menggunakan uang gaji khususnya bagi Anda yang merupakan fresh graduate.

 

investasi obligasi

Apa yang ada dipikiran Anda ketika ada orang yang bertanya terkait produk investasi yang bisa menguntungkan sekarang ini? Jawabannya bisa properti, saham atau emas, yang merupakan instrumen investasi yang umumnya diketahui masyarakat. Akan tetapi, tahukah Anda terdapat sebuah produk investasi tidak kalah menarik yakni investasi obligasi.

Investasi obligasi sendiri memang belum begitu populer dan masih asing ditelinga masyarakat dan tidak begitu terkenal layaknya investasi properti, saham dan emas. Akan tetapi hal tersebut akan segera mengalami perubahan seiring gencarnya sosialisasi terhadap produk obligasi yang merupakan salah satu pilihan investasi menjanjikan. Tidak hanya sosialisasi saja, pemerintah bahkan telah meluncurkan beberapa produk obligasi yang dapat dijadikan pilihan untuk berinvestasi.

Secara umum, produk obligasi merupakan surat utang yang diluncurkan oleh pemerintah atau entitas perusahaan untuk jangka waktu tertentu. Walau disebut sebagai surat utang, justru obligasi menjadi sangat berharga sebab dapat dijadikan pilihan instrumen investasi masa kini.

Faktanya, akhir-akhir ini investasi obligasi semakin digemari masyarakat lantaran bisa memberi begitu banyak keuntungan. Bukan hanya terhadap investor namun juga bagi lembaga yang mengeluarkan obligasi  seperti halnya pemerintah mengeluarkan surat berharga milik negara. Berikut ini beberapa macam keuntungan juga berinvestasi obligasi yang bisa Anda coba.

1. Terjamin

Menjadi salah satu kewaspadaan ketika seseorang memulai sebuah investasi yaitu apakah dana yang diinvestasikan akan aman. Apakah bisa kembali atau malah hilang begitu saja. Rasa cemas dan keraguan ini tidak akan terjadi jika memilih instrumen investasi obligasi dari pemerintah sebab terdapat jaminan pengambilan dana investor yang tertera pada undang-undang. Oleh karena itu investor sudah tidak perlu lagi memikirkan masalah kerugian.

2. Liquid Asset

Jika menyimpan uang melalui obligasi tentu lebih mudah serta fleksibel jika ingin dicairkan. Jika Anda membutuhkan uang sewaktu-waktu, Anda dapat dengan mudah untuk mengambil dana tersebut. Namun, perlu diketahui bahwa seorang investor hanya merasakan manfaat tersebut jika melakukan investasi obligasi pada pasar sekunder.

Agar dapat berinvestasi Anda dapat melakukan investasi obligasi pada pasar sekunder dan pasar primer. Pada pasar primer seorang investor hanya dapat melakukan pembelian ketika IPO dengan nominal yang sudah ditentukan. Agar bisa menjualnya perlu menunggu waktu jatuh temponya. Oleh sebab itu pasar sekunder hanya akan cocok pada investasi jangka pendek dan jangka menengah.

Jika uang yang dimiliki tetap cair dan dapat ditarik kapanpun, sebaiknya pilihlah investasi obligasi untuk pasar sekunder. Ada dua macam produk obligasi yang dapat dibeli di pasar sekunder tersebut yakni obligasi INDON/INDOIS dan obligasi FR.

Obligasi FR merupakan surat berharga yang diluncurkan oleh pemerintah di dalam mata uang Rupiah. Pada pasar obligasi tersebut mempunyai kode FR diikuti dengan angkat seperti FR0012, FR0074. Obligasi FR turut menawarkan kupon tetap ke investor hingga jatuh tempo.

3. Pendapatan Berkala

Melakukan investasi pada instrumen investasi seperti obligasi merupakan cara paling tepat untuk memperoleh keuntungan. Ada dua cara untuk bisa memperoleh keuntungan yakni melalui capital gain dan kupon. Tiap nasabah mendapatkan penghasilan secara berkala dan berbentuk kupon dengan nominal berdasarkan ketentuan yang sudah disepakati dari awal.

Untuk kupon obligasi sendiri memiliki suku bunga yang cukup lebih tinggi dibandingkan deposito. Tingginya nilai kupon pada pasar obligasi bisa mencapai 6 sampai 12 persen. Kupon obligasi juga memiliki tingkat profitabilitas dan bisa dijadikan sebagai penghasilan tetap berupa cash flow yang dihasilkan oleh kupon obligasi.

Selain melalui kupon obligasi, investor juga dapat memperoleh keuntungan dari selisihnya harga jual dan harga beli atau sering dikenal dengan capital gain. Tinggi capital gain tersebut tergantung oleh kemampuan para investor dalam memantau peluang pasar.

4. Mudah dan Fleksibel

Saat ini berinvestasi di obligasi menjadi semakin mudah dan sangat fleksibel, Anda dapat memanfaatkan fitur investasi obligasi di pasar sekunder pada Aplikasi digibank untuk melakukan pembelian dan bertransaksi di pasar sekunder. Anda hanya perlu mendownload aplikasi tersebut di smartphone setelah itu Anda sudah dapat melakukan berbagai transaksi kapanpun dan dimanapun Anda berada.

Begitu banyak kemudahan yang dapat dirasakan dengan melakukan investasi obligasi lewat sebuah aplikasi di ponsel. Selain itu digibank merupakan bank pertama yang mampu memberi kemudahan dalam transaksi pembelian obligasi di pasar sekunder dimulai dari satu juta dengan keuntungan berupa kupon atau imbal hasil yang akan cair setiap 6 bulan sekali. Biasanya kebanyakan bank membuka investasi tersebut mulai dari puluhan juta sampai ratusan juta.

Layanan di dalam investasi obligasi tersebut memungkinkan Anda untuk memesan dan membayar serta membuat SID (Single Investor Identification) yang diperlukan untuk memulai aktivitas investasi, melihat prodik resiko hingga menjual surat berharga yang Anda miliki melalui online

gaya hidup konsumtif

Gaya hidup konsumtif yang banyak terjadi di masyarakat, memang tidak dapat disalahkan. Apalagi dengan segala kecanggihan teknologi yang semakin berkembang seperti sekarang. Semakin modern sebuah teknologi, semakin memudahkan masyarakat untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan walau sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Gaya hidup konsumtif, apalagi yang sangat berlebih sama dengan pemborosan dan segala sesuatu yang boros tentu tidak baik bagi ‘kesehatan’ finansial.

Ciri-ciri orang dengan gaya hidup konsumtif

Berikut ini adalah ciri-ciri orang yang bergaya hidup konsumtif:

1. Selalu up to date

Memang tidak ada salahnya apabila mengikuti perkembangan zaman dan menyukai tren-tren yang ada, karena itu termasuk satu hal positif. Namun akan berubah menjadi negatif apabila mereka terlalu berlebihan dan selalu memaksakan diri untuk memiliki barang atau sesuatu yang baru. Padahal sebenarnya mereka tidak terlalu membutuhkannya.

2. Gengsi terlalu tinggi

Gengsi merupakan salah satu faktor utama kenapa sifat konsumtif seseorang muncul. Mereka yang memiliki gengsi terlalu tinggi, biasa selalu ingin dilihat sebagai orang yang memiliki finansial melebihi orang lain.

3. Hidup mewah

Mereka dengan gaya hidup konsumtif selalu menginginkan segala sesuatunya terlihat mewah, mulai dari barang yang melekat pada tubuh hingga fasilitas. Tujuannya tentu agar terlihat lebih baik dari orang lain.

4. Suka sekali jika dikagumi oleh orang lain

Selalu up to date dengan tren terbaru, hidup yang selalu terlihat mewah dan mengedepankan gengsi. Semua itu dikarenakan mereka yang memiliki gaya hidup konsumtif, suka sekali apabila dipuji dan dikagumi oleh banyak orang.

Cara Mencegah Gaya Hidup Konsumtif

Berikut adalah beberapa cara agar hidup kita terhindar dari perilaku konsumtif :

1. Buatlah daftar kebutuhan yang diprioritaskan

Mulailah belajar membuat daftar kebutuhan yang benar-benar dibutuhkan dan jangan membeli barang hanya karena keluaran terbaru. Misalnya, ada iklan atau promo tentang ponsel A dan ternyata ponsel itu lebih canggih dari ponsel yang saat ini sedang digunakan. 

Belajarlah untuk tidak tergiur, cek apakah ponsel yang ada memang harus diganti? Apabila ponsel memang rusak dan sudah tidak dapat diperbaiki, silahkan membeli yang baru. Tapi sesuaikan juga dengan keuangan saat ini, jangan memaksakan diri untuk membeli ponsel seperti yang ada di iklan apabila harganya melebihi budget.

2. Belajarlah untuk menabung dan berinvestasi

Rata-rata orang dengan gaya hidup konsumtif tidak akan dapat menabungkan sebagian dari penghasilan mereka dikarenakan keinginan untuk memiliki sesuatu lebih besar. Jadi, mulai saat ini belajarlah menabung. Sisihkan 5% sampai 10% penghasilan bulanan untuk dijadikan dana darurat, pastikan menyimpan uang ini dengan baik. Kalau perlu buatlah tabungan tanpa kartu ATM.

Coba juga untuk berinvestasi, banyak orang mulai belajar untuk menginvestasikan uang mereka agar memiliki tabungan jangka panjang. Pilihlah investasi dengan tingkat resiko yang rendah.

3. Belajar untuk selalu membuat daftar belanja

Setiap orang pasti butuh berbelanja, tidak terkecuali mereka dengan gaya hidup konsumtif. Namun, jika ingin berubah dan tidak menjadi konsumtif, belajarlah untuk membuat daftar belanja sebelum pergi. Usahakan tulis barang-barang yang memang dibutuhkan baik untuk hanya 2 atau 3 hari kedepan, 2 minggu maupun untuk satu bulan kedepan. Jangan membeli barang yang tidak ada pada daftar.

4. Jangan gunakan kartu kredit

Hindari atau jangan berbelanja menggunakan kartu kredit apabila barang yang dibutuhkan bisa dibayar secara cash. Menggunakan kartu kredit sama dengan berhutang dan apabila tidak dapat membayar tepat waktu, nantinya akan membuat pengeluaran menjadi berantakan. 

5. Kurangi pergi ke pusat perbelanjaan

Jangan pergi ke pusat perbelanjaan jika tidak benar-benar butuh untuk kesana. Nyatanya mereka yang selalu pergi ke mall setiap saat itu lebih boros dari mereka yang ke mall hanya saat-saat tertentu saja. Karena selalu pergi ke pusat perbelanjaan setiap ada kesempatan akan mendorong keinginan untuk membeli sesuatu yang tidak penting.

6. Lebih cermat saat membeli barang

Lebih cermat jika ingin membeli barang, bila ada barang yang lebih murah namun memiliki kwalitas sama baik dengan yang sebenarnya ingin dibeli, ada baiknya membeli barang tersebut. Jangan pernah gengsi untuk membeli barang yang lebih murah.

7. Sisihkan uang untuk beramal dan bersedekah

Salah satu cara menghentikan gaya hidup konsumtif adalah dengan beramal dan bersedekah kepada mereka yang lebih membutuhkan. Maksudnya daripada membeli barang-barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan, selain ditabung atau diinvestasikan, bisa juga disalurkan untuk beramal dan bersedekah. Uang itu akan jauh lebih berguna bagi saudara-saudara kita yang tidak beruntung.

Tentu gaya hidup seperti itu dapat diubah dan juga dicegah agar dapat kembali kekehidupan yang lebih “sehat”, baik sehat dari segi mental dan dari segi keuangan. Karena selalu menginginkan segalanya dengan yang terbaru atau terbaik, tidak akan membuat diri menjadi puas. Jadi, mari kita cegah dan hindari menjadi seseorang yang konsumtif. 

hrd

Setiap perusahaan memiliki seseorang yang bekerja menjadi HRD atau Human Resource Department. HRD dalam sebuah perusahaan sangatlah penting dalam mendukung kinerja dari seluruh karyawan. Lalu sebenarnya apa itu HRD dan apa saja tugas serta tanggung jawabnya? Mari simak ulasan dalam artikel ini. 

Pengertian HRD 

HRD adalah bagian pada sebuah perusahaan yang memiliki pekerjaan dalam pengembangan sumber daya manusia. HRD memiliki peran untuk membantu perusahaan dalam mengembangkan tenaga kerja dengan berbagai program. Tentu saja tujuan akhir adalah untuk meningkatkan kinerja dan efektifitas perusahaan.

Sehingga bisa dikatakan HRD tidak berurusan dengan produksi ataupun administrasi. Di mana fokus HRD adalah memberikan berbagai jenis perlakuan yang berkaitan dengan seluruh karyawan. Terkadang banyak yang menyamakan HRD dengan Personalia, padahal keduanya jelas berbeda. Karena Personalia mengurus urusan administrasi seperti pembayaran gaji ataupun pencatatan data lainnya. 

Tugas dan Tanggung Jawab HRD 

Setelah mengetahui pengertiannya, maka di bawah ini adalah tugas dan tanggung jawab seorang HRD kepada perusahaan: 

1, Merekrut karyawan 

Tugas pertama HRD adalah untuk merekrut karyawan untuk perusahaan. Perusahaan yang ingin maju tentu ingin mencari karyawan yang berkompten. Sudah menjadi tanggung jawab HRD untuk menyeleksi karyawan yang tepat. Di mana ada tahapan yang harus dijalankan oleh HRD untuk melakukan penyeleksian. Berikut ini tahapannya: 

  • Menentukan identifikasi dan kriteria karyawan yang cocok untuk perusahaan, dimulai dari posisi yang diperlukan hingga karakter karyawan yang dibutuhkan. 
  • Menyusun dengan sangat teliti tentang deskripsi pekerjaan, baik itu dari tugas hingga gaji yang akan diberikan. 
  • Proses prekrutan dengan pengumuman di berbagai portal, bisa dari koran ataupun menggunakan media social dan platform lowongan kerja yang sudah bekerja sama. 
  • Meninjau seluruh pelamar yang sudah mengirimkan lamaran. 
  • Melakukan pemanggilan bagi pelamar yang sudah memenuhi kriteria awal untuk dilanjutkan ke wawancara. Pada tahap ini HRD harus jeli untuk bisa memberikan penilaian yang tepat. 
  • Peninjauan ke pihak lain agar mendapatkan informasi lebih. Termasuk jika pelamar adalah hasil dari rekomendasi. 

2. Memperkerjakan orang yang tepat 

HRD harus memutuskan orang yang tepat untuk bekerja dalam perusahaan. Walaupun sudah ada data-data yang diperlukan, tapi data tersebut harus diolah kembali untuk menentukan apakah memang layak atau tidak. Penting sekali untuk seorang HRD memiliki teknik test yang canggih seperti psikotes untuk bisa memperoleh penilaian tambahan. 

3. Menjalankan proses pengupahan 

Pengupahan tentu saja sangatlah penting agar karyawan bisa betah bekerja di perusahaan. Tugas HRD dalam proses ini adalah mencatat presensi, mencatat jam kerja, mencatat lembur, menghitung potongan pajak serta perhitungan bonus jika diperlukan. Tugas ini terbilang berat, maka terkadang HRD dibantu oleh Personalia, walaupun ada HRD yang memang mengurusnya sendiri. Tanggung jawab HRD dalam proses ini adalah memastikan bahwa seluruh karyawan telah mendapatkan hak yang sesuai. 

4. Membuat kegiatan pelatihan 

Agar karyawan di perusahaan dapat semakin baik, maka perlu sekali diadakan kegiatan pelatihan. Dalam hal ini HRD akan membuat sebuah program pelatihan yang sekiranya dibutuhkan oleh karyawan. Tentu saja ini membutuhkan survey dan pengamatan lebih agar dapat membuat program yang efektif. Maka dalam tugas ini, tanggung jawab HRD adalah meningkatkan kinerja karyawan.  

5. Menegakan disiplin karyawan 

HRD juga mengemban tugas untuk mendisiplinkan karyawan apabila memang dibutuhkan. Tugasnya sendiri meliputi pemberian teguran kepada karyawan yang berbuat salah, memberikan bimbingan konseling, memberikan sanksi terhadap karyawan sesuai dengan aturan yang berlaku di perusahaan. 

6. Melakukan survey 

HRD juga bertugas melakukan survey terhadap kelayakan atau kesejahteraan karyawan. Seperti apakah gaji yang diberikan sudah layak, apakah karyawan perlu diberikan bonus, apakah standar gaji sudah sama dengan perusahaan yang sejeni dan lain sebagainya. Dengan adanya survey ini, maka perusahaan bisa mendapatkan penilaian akan kesejahteraan dari karyawan. 

7. Membantu membuat dan memperbarui kebijakan baru 

Dari survey yang sudah didapatkan, nantinya akan diberikan kepada pihak perusahaan. Sehingga perusahaan akan membuat atau memperbarui kebijakan baru yang sekiranya bisa sesuai dengan karyawan. Tugas HRD disini adalah memastikan bahwa kebijakan tersebut bisa meningkatan kualitas kerja dari karyawan. 

8. Menjaga solidaritas antar karyawan 

Tugas penting selanjutnya dari HRD adalah menjaga solidaritas antar karyawan. Hal ini sendiri sangatlah penting agar tercipta suasana kerja yang nyaman untuk seluruh karyawan. HRD akan membuat program yang sekiranya dapat mempererat hubungan antar karyawan. Dengan demikian karyawan akan dapat bekerja dengan lebih efektif dan produktif. 

Dari tugas dan kewajiban HRD di atas, memang terbilang tidak mudah. Maka dari pada itu, seorang HRD harus memiliki ilmu yang diperlukan. Seperti HRD memiliki background pendidikan Ilmu Psikologi, mampu memahami karakter orang serta mempelajari seluk beluk dari sebuah perusahaan. 

digital banking

Melakukan transaksi dengan digital banking menjadi kebutuhan yang paling banyak dicari dan dipilih oleh berbagai lapisan masyarakat. Karena dalam tahap ini memberikan banyak kemudahan dan kepraktisan dalam melakukannya. Tidak mengherankan transaksi digital selalu menjadi pilihan banyak orang, karena mampu untuk mengakomodasi semuanya. 

Dalam tahap ini untuk melakukan dan memahami beberapa transaksi yang ada tersebut Anda perlu mengetahui proses transaksinya. Hal ini untuk mencegah Anda dari kerugian akibat kelalaian dan tindakan kriminal lainnya. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa tips yang tepat untuk Anda pahami, simak ulasannya. 

Cara Aman Menggunakan Digital Banking

Ada beberapa cara yang bisa Anda pahami dan lakukan agar transaksi menggunakan digital banking akan aman, simak penjelasan lengkapnya. 

1. Menggunakan Perangkat Pribadi 

Apabila Anda ingin mengakses atau membuka digital banking tersebut kami menyarankan untuk menggunakan perangkat pribadi yang Anda miliki. Dalam tahap ini Anda harus bisa menggunakan komputer atau smartphone yang Anda pilih untuk membukanya. Dengan menggunakan perangkat sendiri akan jauh lebih aman. 

Hindari untuk mengakses atau membuka akun digital bank Anda tersebut pada beberapa layanan umum, seperti komputer bersama dan sebagainya. Karena tindakan tersebut akan sangat berbahaya dan rentan untuk disalahgunakan. Apalagi beberapa tempat tersebut menggunakan jaringan bersama yang lebih rentan untuk disusupi. 

Dalam tahap ini Anda harus bisa benar-benar memahaminya dan tidak sembarangan untuk melakukan akses atau membukanya. Karena kegiatan tersebut akan sangat merugikan dan membuat akun bank Anda akan berbahaya. Oleh karena itu, penting sekali untuk memperhatikan dan melihat semuanya secara keseluruhannya. 

2. Melihat Rekening Secara Berkala 

Jika Anda sering melakukan transaksi secara digital untuk berbagai kebutuhan dan keperluan, maka sangat dianjurkan untuk sering melihat laporan rekening secara teratur. Hal ini untuk melihat beberapa transaksi yang dilakukan sesuai dengan yang dikeluarkan. Dengan demikian penggunaannya dapat selalu dipantau dan tidak ada kesalahan kedepannya. 

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan dengan mencocokan tanggal dan waktunya, karena dengan melakukan hal ini membuat Anda akan lebih bisa melihat transaksi yang berbahaya nantinya. Apabila Anda menemukan transaksi yang mencurigakan, maka penting untuk memblokirnya melalui pihak bank terlebih dahulu dan tidak menggunakannya sementara waktu.

Untuk menghindari beberapa kegiatan transaksi yang mencurigakan tersebut Anda bisa menambahkan beberapa pemberitahuan atau notifikasi yang ada. Dalam tahap ini Anda bisa melalui SMS atau Email. Sehingga beberapa transaksi yang ada tersebut akan selalu terekam dan membuat Anda akan mengetahuinya secara langsung untuk memahaminya. 

3. Hindari Membagikan PIN, OTP , dan User ID

Hal berikutnya yang sangat penting dalam menggunakan digital banking agar selalu aman dan terhindar dari kerugian dengan tidak membagikan PIN, OTP, dan User ID kepada orang lain. Tindakan ini untuk mencegah orang lain agar tidak bisa mengakses akun yang Anda miliki tersebut secara menyeluruh, sehingga hal ini menjadi tindakan pencegahan yang penting. 

Dengan tidak memberikan PIN, OTP, dan User ID tersebut membuat akun Anda akan jauh lebih aman, karena orang lain akan kesulitan untuk mengaksesnya. Tidak hanya itu saja, proses penting lainnya Anda harus bisa mencari dan memahami beberapa kebutuhannya, sehingga membuat Anda tidak salah dalam memberikannya, tentunya tetap waspada. 

Tindakan penting lainnya untuk tidak mencatat dan menulis kebutuhan User ID dan PIN dengan kertas dan disimpan pada suatu tempat, karena membuat orang lain akan mengetahuinya. Cara terbaiknya Anda harus bisa mengingatnya, apabila terjadi permasalahan dengan lupa untuk mengingatnya Anda bisa langsung melakukan reset password saja. 

4. Keluar Aplikasi 

Meskipun Anda menggunakan perangkat pribadi yang Anda miliki tersebut langkah terbaik untuk tetap keluar pada aplikasi yang ada. Hal ini sebagai bentuk untuk mengantisipasi dan menghindari beberapa kejadian yang tidak diinginkan. Dengan begitu membuat proses pencegahan bisa dilakukan dan membuat akun Anda akan sulit untuk diakses. 

Dalam tahap ini tidak ada salahnya Anda sering keluar dan masukan kembali ID serta passwordnya daripada langsung keluar saja. Karena apabila perangkat masih keadaan tidak terkunci dan ada orang lain mengaksesnya bisa berbahaya. Dengan begitu selesai menggunakannya langsung saja melakukan proses logout atau keluar yang sesuai. 

Lebih baik untuk menghindari beberapa kejadian yang akan merugikan nantinya, karena bentuk antisipasi sangat penting dilakukan sekarang ini. Dengan demikian membuat Anda akan lebih aman dan nyaman ketika transaksi menggunakan digital banking tersebut. Untuk itu, Anda harus bisa memahaminya dan memperhatikannya secara keseluruhan agar terhindar kerugian. 

Demikianlah beberapa tips menggunakan digital banking secara aman dan terhindar dari beberapa proses yang merugikan nantinya. Dengan begitu Anda tetap harus waspada dan hindari beberapa aktivitas yang mencurigakan. 

Download: Aplikasi Catatan Keuangan

bekerja

Memiliki rasa malas dan jenuh pasti sering ditemui oleh semua orang, hal ini tentunya menjadi hal yang lumrah. Tetapi jangan sampai kegiatan ini menjadi alasan dan membuat Anda memakluminya, sehingga beberapa pekerjaan yang ada tidak pernah selesai. Untuk itu, tentunya Anda harus bisa mengatasinya dan tidak berlarut-larut pada rasa malas tersebut. 

Hal yang paling penting untuk dilakukan ketika rasa malas itu muncul adalah dengan melawannya dan mengalihkannya. Tindakan ini sebagai bentuk pencegahan agar Anda tidak terjebak dan membuat Anda bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan tips menghindari rasa malas saat bekerja, simak ulasannya. 

Menghindari Rasa Malas Saat Bekerja

1. Jangan Menunda Pekerjaan 

Banyak orang yang terlarut oleh rasa malas adalah dengan menunda pekerjaannya dan tidak melaksanakannya dengan cepat. Hal ini akan membuat pekerjaan yang seharusnya selesai akan tidak pernah bisa tepat waktu untuk dilakukan. Karena terlalu banyak menunda dan tidak langsung untuk mengerjakannya secara menyeluruh sampai semuanya selesai. 

Dalam tahap ini Anda harus benar-benar tidak boleh menunda-nundanya, karena akan bertumpuk dan membuat Anda akan malas untuk mengerjakannya. Solusi yang paling tepat dengan langsung melakukan pekerjaannya dan tidak lagi menundanya. Dengan begitu membuat Anda akan bisa cepat keluar dari rasa malas tersebut. 

2. Memiliki Daftar Pekerjaan 

Hal yang membuat rasa malas itu terjadi banyak orang yang tidak memiliki daftar pekerjaan yang harus diselesaikan dan dikerjakan. Dengan demikian membuat semuanya menumpuk dan kebingungan untuk menyelesaikannya. Solusi yang paling tepat dengan memiliki daftar pekerjaan yang jelas dan tepat, sehingga berdasarkan pada skala prioritas yang ada. 

Apabila Anda tidak memperhatikannya akan membuat beberapa pekerjaan yang ada tersebut akan berantakan dan membuat Anda malas untuk menyelesaikannya. Dalam tahap ini Anda harus bisa benar-benar memperhatikannya dan membuat beberapa daftar agar lebih enak untuk menyelesaikannya semuanya secara menyeluruh dan menarik untuk memahaminya. 

3. Pahami Diri Sendiri

Setiap orang mempunyai kemampuan yang berbeda-beda, untuk itu jangan sampai Anda membandingkan diri Anda dengan orang lain. Hal ini akan membuat Anda kecapekan dan menimbulkan rasa malas dalam diri Anda. Pada tahap ini Anda harus percaya terhadap kemampuan diri yang dimiliki, karena itu kunci untuk bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.

Apabila Anda sudah memahami batas waktu yang dimiliki tersebut, tentunya hal ini sebagai bentuk untuk menghindari dari rasa malas tersebut. Pastikan Anda mempunyai target yang tepat untuk menyelesaikan pekerjaan yang ada dan terus melakukan evaluasi terhadap beberapa pekerjaan yang ada dengan melihat dan memahami skala waktunya. 

4. Bangun Pagi 

Udara pagi membuat Anda akan jauh lebih segar dan fresh, karena belum banyak polusi udara yang ada disekitar Anda tersebut. Tidak hanya itu saja, jika Anda rutin untuk bangun pagi membuat Anda akan lebih mudah menghindari rasa malas. Oleh karena itu, tidak ada salahnya mengatur jam tidur Anda agar bisa bangun lebih pagi dari biasanya. 

Hal paling penting untuk melakukan kebiasaan ini Anda harus bisa tidur dan bangun secara teratur, apabila Anda termasuk orang yang sulit tidur lebih baik perlahan merubahnya. Karena tidak mungkin langsung bisa mengubahnya semuanya secara instan. Dalam tahap ini, kuncinya Anda harus konsisten dan membuat jadwal tidur Anda tidak berantakan serta bisa bangun pagi.

5. Konsumsi Makanan Sehat

Penting sekali untuk diperhatikan dengan konsumsi makanan yang sehat, karena jika Anda konsumsi makanan yang sembarangan dan tidak terukur akan menimbulkan rasa malas. Apalagi untuk Anda yang rutin konsumsi makanan instan, hal ini akan berpengaruh dan membuat Anda malas untuk melakukan berbagai kegiatan. 

Karena beberapa makanan instan yang ada tersebut membuat tubuh Anda kesulitan untuk mencernanya. Sehingga hal ini membuat tubuh Anda cepat lelah dan energi yang dimiliki sangat tidak sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan. Dengan begitu membuat tubuh Anda selalu lemas dan kesulitan untuk melakukan berbagai aktivitas, salah satunya pekerjaan. 

6. Mendengarkan Musik 

Solusi berikutnya untuk menghindari rasa malas adalah dengan rutin mendengarkan musik yang irama kencang dan ngebeat. Karena banyak orang yang mempercayai dengan mendengarkan musik membuat Anda terhindar dari rasa malas tersebut. Tetapi tetap memperhatikan irama musik yang ada, lebih baik tidak mendengarkan musik melow. 

Tentunya kegiatan ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk Anda coba, karena mendengarkan musik termasuk aktivitas menyenangkan dan membuat mood Anda kembali lebih baik. Hal ini akan membuat Anda akan merasakan banyak keseruan, sehingga rasa malas pada diri Anda akan hilang dengan sendirinya. 

Itulah beberapa penjelasan lengkap mengenai menghindari rasa malas agar pekerjaan yang ada selesai tepat waktu dan tidak terlambat lagi. 

menabung atau bayar hutang

greenideasblog.com – Membahas mengenai tujuan keuangan, pastinya ada terbesit pemikiran menabung terlebih dahulu atau membayar hutang? Tentu saja kedua hal tersebut sama pentingnya dan juga untuk menentukan masa depan kamu nantinya. Namun manakah yang harus kamu dahulukan menabung atau membayar hutang? 

Pastinya memilih kedua hal tersebut akan sangat sulit. Saat kamu mempunyai uang sisa pada akhir bulan, kamu pasti bingung uang tersebut akan ditabungkan atau dipakai untuk membayar hutang? 

Pentingnya Dana Darurat dan Tabungan 

Pada seluruh pembahasan tentang keuangan pribadi, dana darurat dan tabungan pastinya selalu ada. Memiliki dana darurat memang penting sekali untuk membantu kamu ketika berada dalam keadaan darurat. Contohnya saja saat kamu secara tiba-tiba dikeluarkan dari pekerjaan. Nah, dana darurat ini bisa kamu gunakan untuk membiayai hidup selama kamu belum mendapatkan pekerjaan kembali dengan batas waktu selama 2 hingga 6 bulan saja. 

Karena tabungan merupakan uang yang dibutuhkan untuk kamu saat pensiun nantinya. Pastinya kamu tidak akan selamanya akan bekerja bukan? Terlebih lagi untuk kamu yang memiliki penghasilan tidak pasti, maka semakin mendorong keperluan kamu untuk mempunyai tabungan dan mulai untuk menabung dana darurat. 

Pekerjaan kamu juga menjadi salah satu yang bisa menentukan pentingnya dana darurat dan juga tabungan. Seperti untuk pekerjaan lepas dan tidak tetap, tentunya kamu wajib untuk mempunyai dana darurat dan tabungan. Karena tidak ada yang dapat menjamin pekerjaan tersebut, jadi kamu memang harus mempunyai dana darurat yang dapat menolong hidup kamu untuk beberapa bulan kedepan. 

Kapan Harus Membayar Hutang?

Saat memilih antara menabung atau membayar hutang, terlebih dahulu kamu harus memikirkan “bunga” yang ada. Bagi kamu yang mempunyai kartu kredit, lebih baik untuk melunasi hutang kamu apabila bunga yang harus kamu bayar sangat tinggi. Dengan begitu, kamu dapat menabung dengan lebih banyak dengan uang sisa yang ada sebab kamu tidak akan lagi terbebani dengan kartu kredit. 

menabung atau bayar hutang

Untuk hutang yang berjangka waktu panjang seperti properti, rumah dan lainnya, maka kamu harus bisa membuat pembayaran lebih ketika kamu memiliki uang yang lebih juga. Hal tersebut tentunya bisa meringankan beban sebab kamu tidak perlu lagi bingung dan pusing memikirkan tagihan untuk beberapa bulan kedepan. 

Baca Juga : Simak Tugas Management Trainee Beserta Kisaran Gajinya

Kapan Harus Menabung? 

Walaupun membayar hutang menjadi salah satu yang utama, ada juga waktu dimana kamu dapat menabung uangmu dan baru memikirkan untuk membayar hutang. Apabila amu punya hutang dengan bunga yang rendah, maka terlebih dahulu kamu boleh menabung, setidaknya hingga dana darurat kamu terkumpul. 

Saat kamu menabung, kamu harus menetapkan target yang kamu inginkan. Seperti, kamu harus mempunyai tabungan yang bisa menutup 6 bulan pengeluaran biaya rumah tangga. Setelah jumlahnya mencukupi, barulah kamu bisa mulai untuk mencicil semua hutang-hutang mu. 

Namun, jika keadaan uang tidak memungkinkan, maka kamu harus menetapkan target yang tidak begitu besar. Seperti mempunyai sejumlah tabungan sebanyak 3 kali lipat dari uang yang dihasilkan.  

Membayar Hutang vs Menabung

Kapan waktu yang pas untuk memulai menabung? Untuk pertanyaan tersebut tidak ada jawaban yang pasti. Sebaiknya menabung harus dilakukan sedini mungkin, jika semakin lama kamu menabung, maka akan semakin besar juga keuntungan yang akan kamu dapatkan. 

Memang boleh saja kamu lebih mengutamakan membayar hutang terlebih dahulu, tetapi jangan sampai kamu tidak memiliki dana darurat. Semakin kamu menunda hal tersebut, maka bisa jadi semakin sulit kehidupanmu di masa tua nantinya. Lebih baik jangan menunggu hutang hingga lunas dan kamu baru mulai untuk menabung. 

Tetapi, hutang yang kamu punya juga tidak boleh kamu biarkan saja. Terlalu fokus untuk mengumpulkan uang sampai lupa jika bunga dari pinjaman kamu sangat besar dan terus menaik, sehingga bisa merugikan kamu. Akan menjadi hal yang sia-sia jika kamu menabung tetapi tidak membayar hutang mu yang berbunga tersebut. 

Menabung dan Membayar Hutang Bersamaan

Seperti yang kamu tahu jika kedua hal tersebut sama pentingnya dan juga tidak dapat ditunda-tunda, maka cara yang tepat yaitu dengan menabung dan membayar hutang secara bersamaan. Nah, kira-kira bagaimanakah caranya? 

Kamu harus tentukan jumlah yang sama untuk kedua hal tersebut. Jumlah cicilan pada setiap bulan harus sama jumlahnya dengan uang yang harus kamu tabungkan. Dengan begitu, hutang kamu bisa terbayarkan dan tabungan mu juga bisa tetap aman. 

Download: Aplikasi Tabungan Digital Senyumku

Kamu harus bisa mengetahui jika menyeimbangkan antara membayar hutang dan menabung berarti kamu harus membayar bunga yang jauh lebih sedikit. Tetapi hati kamu tentunya akan merasa tenang sebab mengetahui kamu masih memiliki dana simpanan untuk keadaan-keadaan yang mendesak. 

Nah, itulah beberapa strategi yang bisa kamu coba untuk membayar hutang dan menabung yang harus kamu ketahui. Selamat mencoba!

tugas management trainee dan gajinya

greenideasblog.com – Management trainee atau biasa dikenal dengan sebutan MT ini mungkin tidak asing lagi didengar oleh kamu. Walaupun begitu, mungkin masih banyak orang yang tidak tahu dan masih bertanya-tanya mengenai tugas dari management trainee ini. Saat ini banyak fresh graduate yang memutuskan untuk masuk ke dalam bidang ini, karena dimanfaatkan untuk jenjang karir berikut nya.

Ketika masuk pada training, para peserta tentunya akan mendapatkan banyak ilmu pengetahuan baru dan juga pelatihan. Misalnya skill untuk menangani komplain, mempersiapkan dokumen, skill menjadi customer service, melakukan uji coba untuk bekerja pada salah satu departemen, serta untuk menyediakan saran dan juga solusi. 

Ketika kamu mengikuti Management Trainee ini kamu akan banyak belajar hal-hal yang mendetail sehingga soft skill, hard skill dan bahkan interpersonal skill kamu menjadi semakin terasah. Melihat pelatihan yang banyak seperti itu, sebenarnya apa saja tugas dari Management Trainee ini? Yuk, simak ulasannya berikut ini. 

Definisi Management Trainee 

Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang tugas dari Management Trainee, sebaiknya terlebih dahulu kita mencari tahu apa itu MT sebenarnya. 

Adanya MT ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada orang-orang yang bekerja berbarengan dengan para executive dan manajer lainnya. Kelak, seluruh lulusan MT ini dinantikan untuk menjadi seorang manajer dan juga yang mengurus seluruh urusan di kantor tersebut. 

Pada saat training para manajer maupun executive yang sudah memiliki banyak pengalaman akan membagikan ilmunya kepada juniornya ketika pelaksanaan training tersebut dilakukan. Biasanya training akan dilakukan berbarengan dan selanjutnya akan dipilih kembali untuk dijadikan ke beberapa kelompok kecil. 

Oleh karena itu, training ini bukan hanya dilakukan untuk pelatihan saja tetapi juga sebagai ujian tertulis, misalnya tes evaluasi maupun psikotes. Pada umumnya perusahaan yang menggelar MT ini merupakan perusahaan yang berjalan pada bidang marketing, sales, retail dan keuangan lainnya. 

Manfaat dari Management Trainee 

Karena banyak sekali pelatihan yang sulit dan juga membutuhkan waktu yang lama, jadi apa manfaat dari Management Trainee ini? Apa hanya untuk memperkuat hard skill saja? Pastinya tidak. 

tugas management trainee dan gajinya

Beberapa manfaat-manfaat lainnya dari Management Trainee yang sejalan dengan tanggung jawab dan tugasnya yaitu: 

  • Bisa mendapatkan jenjang karir dan gaji yang pasti kelak. 
  • Meningkatkan produktivitas perusahaan. 
  • Memberikan pelatihan yang berhubungan dengan standar operasional perusahaan, sehingga kelak tidak ada pekerja yang bisa melanggar tata tertib yang sudah ditetapkan oleh perusahaan. 
  • Memberikan wawasan untuk menjadi calon manajer dan pengembangan karir. 
  • Memberikan pelatihan dan juga pengelolaan untuk bisa menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang bagus di perusahaan. 
  • Seorang Management Trainee bisa mengantarkan ke peningkatan skill di berbagai macam bidang management. 
  • Menjamin jika seluruh SDM yang ada pada perusahaan merupakan bibit unggul, handal, dan juga terampil. Hal ini bisa membawa perusahaan ke level executive. 
  • Bisa memberikan penilaian, menyaring atau memilih dan juga mengevaluasi para calon manajerial yang nantikan akan ditempatkan berdasarkan kemampuan dan juga kualitasnya. 

Baca Juga : Lebih Hemat Ikut Membership di Gym atau Beli Alat Fitness Sendiri

Tugas Management Trainee 

Untuk melewati program ini dibutuhkan skill multitasking yang sangat luar biasa, karena untuk menjadi MT sangat diharapkan bisa terhubung dengan pelatihan untuk meningkatkan skill manajerial. 

Berikut beberapa tanggung jawab dan tugas dari Management Trainee: 

  • Mengikuti evaluasi dan ujian pada akhir sesi training. 
  • Bersedia untuk pergi ke cabang atau kantor lainnya dan juga ikut untuk turun langsung saat proses latihan. 
  • Belajar tentang resolusi dari sebuah masalah dan juga menjadi pendengar yang baik ke seluruh pembicara pada saat training maupun meeting. 
  • Membuat laporan dan menyiapkan dokumen. 
  • Mengikuti seluruh tata tertib perusahaan, protokol kesehatan dan keamanan. 
  • Melengkapi dan memenuhi seluruh syarat-syarat dan mengikuti seluruh meeting yang ada ketika training. 
  • Mendengarkan dengan baik seluruh masukan yang diberikan oleh supervisor, senior, dan manajer. 
  • Bisa memahami seluruh pengetahuan dan informasi mengenai aturan yang ada di perusahaan, SOP yang berlaku dan proses kerja. 
  • Bisa belajar dari pengalaman rekan kerja lainnya. 
  • Aktif dalam workshop, meeting dan kelas lainnya. 
  • Dapat menyelesaikan dan membantu tugas lainnya setiap hari. 

Perkiraan Gaji Management Trainee 

Pada umumnya gaji dari seorang MT tergantung dengan lokasi dari daerah tersebut dan juga tergantung dari tingkat produktivitasnya, sehingga akan berbeda-beda. Misalnya saja di Yogyakarta, MT rata-rata mendapatkan gaji hanya sebesar Rp 2 juta saja, namun jika di Medan bisa mendapatkan sebanyak Rp 4 juta. 

Harus kamu tahu jika perkiraan gaji ini adalah opini dari pihak ketiga. Untuk itu, sebaiknya kamu tanyakan secara langsung pada pihak perusahaan untuk memastikannya lagi. 

Nah, itu tadi pembahasan mengenai Management Trainee yang harus kamu ketahui sebelum masuk ke dalam bidang tersebut. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu dan pembaca lainnya. 

lebih menguntungkan membership gym atau beli alat fitness sendiri

greenideasblog.com – Tidak diragukan lagi, setiap orang mempunyai dambaan untuk memiliki bentuk tubuh yang ideal dan daya tahan yang baik. Anda juga pasti  menginginkannya, bukan? Jika Anda rajin berolahraga atau rutin pergi ke tempat fitnes, Anda pasti bisa mendapatkan dua hal tersebut. Namun, Anda harus melakukan olahraga secara teratur dan rutin. Jika tidak teratur, maka hampir tidak ada gunanya dan hanya akan menyakitkan.

Tempat untuk Fitness  di berbagai daerah di Indonesia semakin mudah untuk ditemukan. Dengan banyak terdapat  tempat fitness tentu saja ini merupakan hal yang cukup menguntungkan, apalagi bagi Anda yang suka olahraga.  

Saat ini, terdapat banyak tempat fitness yang buka di tengah kota dan dekat dengan lingkungan pusat perkantoran, hal ini tentunya dapat sangat membantu bagi orang-orang yang ingin nge gym sebelum atau juga sesudah bekerja, ditengah kesibukan mereka.

Namun, ada pilihan lain, selain Anda bisa nge gym di tempat fitness, Anda juga bisa berolahraga atau nge gym di rumah Anda sendiri. Yang mendasari orang-orang memilih berolahraga di rumah yaitu karena lebih bisa menghemat biaya yang dikeluarkan, karena seperti yang telah kita ketahui, biaya membership di tempat fitness memang tidak bisa dikatakan murah.

Olahraga di rumah memang sangat menarik sepertinya, tetapi ini bukanlah hal yang cukup mudah, karena tidak ada pelatih atau personal trainer yang mendampingi Anda. Sedangkan jika Anda nge gym di tempat fitness, maka Anda dapat bertemu dengan anggota lain dan berlatih bersama, menjadikan momen ini sebagai suatu kegiatan sosial.

Hal yang paling menjadi bahan pertimbangan, harga dari alat fitness tidaklah murah. Inilah mengapa tidak jarang banyak orang lebih memilih dirinya untuk pergi ke gym walaupun di tengah kesibukan pekerjaan mereka. Apabila hal ini membuat Anda bimbang harus memilih mana yang ideal untuk Anda, lebih baik ketahui terlebih dahulu perbandingan antara berolahraga dengan membership di tempat fitness dan beli alat fitness sendiri untuk berolahraga di rumah.

Keuntungan Mengikuti Membership di Tempat Gym

  • Meminimalisir Gangguan

Gangguan bisa datang dari apa saja, termasuk televisi, hewan peliharaan di rumah, godaan dari makanan dan berbagai hal lainnya. Apabila Anda sedang sangat semangat untuk olahraga dan menjaga kebugaran tubuh, namun niat untuk berolahraga terganggu dengan berbagai godaan yang Ada, maka dari itu Anda perlu untuk mencoba berolahraga di tempat Gym di dekat tempat Anda tinggal atau bekerja. Disana Anda bisa lebih fokus berolahraga dengan tenang dan nyaman.

  • Tersedia Berbagai Pilihan Alat Gym

Tentunya berbagai kelebihan lain yang hanya bisa Anda rasakan di fitness center adalah tersedia berbagai peralatannya, tergantung Anda mau memakai yang mana.

lebih menguntungkan membership gym atau beli alat fitness sendiri

Apabila Anda telah selesai dengan alat untuk angkat beban, Anda dapat segera berganti ke alat yang lainnya. Maka kegiatan berolahraga di tempat gym akan lebih sempurna.

  • Fasilitas Lengkap

Di pusat kebugaran atau di tempat Gym, Anda bisa menikmati banyak fasilitas yang disediakan. Fasilitas yang disediakan untuk Anda ada berbagai macam, antara lain ruang ganti, handuk, kamar mandi, dan berbagai fasilitas lainya yang sangat bermanfaat. Adanya berbagai fasilitas di tempat Gym, Anda dapat lebih nyaman dan menyenangkan selama atau sesudah berolahraga.

Baca Juga : Lebih Menguntungkan Mana? Reksa dana atau Deposito Sebagai Instrumen Investasi

Keuntungan Membeli Alat Gym Sendiri

  • Fleksibel

Dengan mempunyai peralatan Gym sendiri di rumah, hal ini  memungkinkan Anda mengatur jadwal sendiri dengan bebas. Tidak perlu pergi ke gym, melakukan perjalanan yang cukup jauh dari rumah atau tempat kerja, atau harus melewati kemacetan lalu lintas kota. Apalagi jika Anda memiliki rutinitas yang cukup membuat Anda sibuk. Jika Anda mempunyai peralatan fitness di rumah, Anda tidak akan menemui semua hal yang tidak menyenangkan tersebut.

  • Lebih Nyaman

Bagi sebagian orang, berolahraga di rumah akan lebih nyaman. Anda tidak perlu memikirkan pakaian apa yang Anda kenakan dan berapa banyak waktu yang Anda habiskan di gym. 

Setelah kesibukan dari rutinitas  sehari-hari, rumah menjadi tempat yang paling nyaman. Sangat menguntungkan jika Anda mempunyai peralatan fitness di rumah Anda sendiri. Karena pada dasarnya untuk bisa teratur dalam berolahraga makan harus ada faktor kemudahan dan juga menyenangkan dalam melakukanya. 

  • Menghemat Pengeluaran

Walaupun harga peralatan gym memang tidak bisa dibilang murah oleh sebagian kalangan masyarakat. Akan tetapi, apabila dibandingkan dengan manfaat kebugaran yang didapatkan, harga peralatan gym tentunya tidak seberapa. Mempunyai peralatan fitness sendiri dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan berolahraga di rumah Anda sendiri. Dengan membeli  peralatan fitness maka hal ini merupakan pilihan yang ideal dan hemat biaya, untuk rencana jangka panjang.

perbandingan reksadana dan deposito sebagai instrumen investasi

greenideasblog.com – Memang terdapat banyak cara untuk Anda dapat berinvestasi. Banyak alat investasi tersedia dan dapat Anda pilih sesuai dengan kemauan Anda. Selain itu, di era sekarang sebenarnya kita mempunyai banyak pilihan untuk berinvestasi agar kita mendapatkan Investasi.

Di antara sekian banyak alat atau instrumen investasi yang tersedia sekarang ini,  ada dua instrumen investasi yaitu  reksa dana dan deposito yang kedua instrumen tersebut dapat diklasifikasikan sebagai jenis investasi yang disarankan untuk para pemula. Mungkin Anda salah satu dari pemula ini sekarang, dan masih belum memutuskan untuk memilih jenis investasi seperti apa. 

Dan masih bingung antara memilih reksa dana atau deposito dimana ingin tetap merasa aman namun juga ingin mendapatkan keuntungan, seperti para investor pemula yang juga seperti itu.

Namun, mana yang harus dipilih diantara dua instrumen investasi yaitu reksa dana dan deposito. Hal ini seringkali membuat para pemula khawatir untuk memilih yang terbaik di antara kedua instrumen tersebut. Jadi, Anda tidak perlu bingung lagi akan dua  pilihan tersebut, mari kita melihat perbandingan antara reksadana dan deposito yang akan kita bahas secara lengkap setelah ini.

Sebelum memutuskan di antara reksadana dan deposito mana yang terbaik dan yang akan Anda pilih, Anda harus memahami dulu beberapa pengetahuan dasar di antara keduanya.

  • Perbandingan Jangka Waktu

Deposito

Deposito memberikan berbagai penawaran jangka waktu atau tenor. Jangka waktu yang ditawarkan biasanya dimulai dari 3 bulan sampai dengan berlangsung selama beberapa tahun. Lamanya periode yang Anda pilih akan mempengaruhi bunga atau juga keuntungan yang bisa kita peroleh. 

Selama jangka waktu yang Anda pilih, Anda tidak boleh menggunakan atau menarik dana investasi, terkecuali Anda bersedia menanggung denda atau juga biasa disebut penalti. Besaran denda tergantung dari banyaknya dana yang Anda investasikan. Apa pun jangka waktu dan setoran yang Anda pilih, Anda harus memilih sesuai dengan kebutuhan keuangan dan tujuan yang sudah Anda rencanakan di awal.

Reksa Dana

Sedangkan untuk instrumen investasi reksa dana tidak ada jangka waktu investasi. Anda dapat menyetor uang atau menarik investasi kapan saja tanpa denda seperti pada deposito. Oleh karena itu, reksa dana sebenarnya adalah tempat terbaik untuk menyimpan dana darurat jika Anda membutuhkan dana tersebut sewaktu-waktu.

perbandingan reksadana dan deposito sebagai instrumen investasi

Walaupun reksa dana tidak ada batasan waktunya, apabila Anda ingin mencairkan dana harus menunggu beberapa saat, hal ini dikarenakan pengelolaan investasi mungkin membutuhkan waktu – apalagi jika banyak investor yang ingin segera mencairkan dananya.

Baca Juga : Beberapa Tips Agar Anda Terhindar dari Investasi Bodong

  • Perbandingan Setoran Awal

Deposito

Pada instrumen investasi Deposito, pada kebanyakan bank membutuhkan setoran awal beberapa juta. Jumlah minimalnya mulai dari Rp 1.000.000 hingga Rp 5.000.000, pada awal setoran hingga seterusnya. Anda dapat mulai dari jumlah ini untuk berinvestasi di deposito, jumlah tersebut dirasa cukup untuk pemula.

Ingatlah bahwa jumlah setoran akan mempengaruhi bunga yang Anda terima nantinya, dan Anda juga harus membayar biaya manajemen atau administrasi yang ditentukan oleh pihak bank. Oleh karena itu, jika jumlah dana yang Anda investasikan tidak terlalu banyak, maka jumlah bunga yang Anda terima juga tidak seberapa, bahkan mungkin banyak berkurang untuk biaya administrasi.

Reksa Dana

Anda bisa mulai berinvestasi dengan nominal mulai dari 100.000 ribu jika Anda memilih reksa dana. Faktanya, ada beberapa lembaga atau platform yang memungkinkan Anda untuk berinvestasi mulai dari 10.000 ribu dan Anda dapat membayarnya dengan beberapa alat pembayaran digital. 

Ada juga biaya administrasi yang harus Anda tanggung, namun apabila Anda dapat memilih produk reksadana dengan nilai keuntungan yang baik, Anda dapat membayar biaya administrasi dapat dicover dari nilai investasi Anda sendiri, sehingga tidak terasa berat.

  • Perbandingan Suku Bunga

Deposito

Untuk waktu sekarang ini, suku bunga deposito kurang lebih di angka 3-6% per tahunnya. Angka tersebut dirasa cukup menguntungkan jika dibandingkan dengan suku bunga simpanan konvensional pada umumnya.

Reksa Dana

Reksa dana menawarkan tingkat pengembalian yang lebih tinggi, di kisaran angka 7-15 persen di setiap tahunnya, namun angka ini tergantung dengan produk reksa dana yang Anda pilih.

  • Perbandingan Resiko

Deposito

Jika Anda memilih investasi dengan deposito, lembaga penjamin simpanan akan memastikan keamanan investasi Anda hingga Rp 2 miliar. Selama Bank Indonesia tidak ada perubahan, suku bunga tidak akan terpengaruh oleh fluktuasi pasar.

Reksa Dana

Selain memberikan tawaran nilai imbalan hasil yang cukup tinggi tinggi, reksa dana memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan deposito. Reksa dana pasar uang adalah reksadana teraman karena instrumen ini tidak terlalu fluktuatif. Sedangkan risiko tertinggi adalah produk reksa dana saham. 

Seperti yang anda ketahui, sebagian besar dana investasi dari dana ini dialokasikan pada saham-saham dengan trend cukup berarti. Oleh karena itu, Anda dapat mengatakan bahwa pengembalian reksa dana nilainya tidak pasti karena berdasarkan dengan situasi pasar.


Scroll to Top