Cara Memilih Investasi Pribadi untuk Pemula

membuat rencana investasi

greenideasblog.com – Katakanlah sekarang kamu mulai memasuki usia paruh baya. Kamu punya sedikit tabungan dan kamu berencana menggunakannya untuk berinvestasi.

Tapi sayang kamu tidak punya pengalaman berbisnis. Dan kamu takut memulainya. Dengan kata lain, kamu benar-benar pemula di bidang bisnis. Kamu juga tidak tahu harus memulai dari mana.

Tapi kamu tetap ngeyel mau berinvestasi di bidang bisnis tertentu. Nah, bisnis macam apa yang harus dipilih. Di sektor apa saya bisa menanamkan uang?

Sebelum menjawab pertanyaan itu, sudahkah kamu mempertimbangkan hal berikut ini?

Apa Tujuan Saya Melakukan Investasi

Luangkan waktu sejenak untuk mengevaluasi apa sebenarnya tujuan berinvestasi. Katakanlah kamu sangat sadar niat dan tujuan berinvestasi.

tujuan investasi

Contoh: di umur 65 tahun aku ingin memiliki uang tabungan Rp 1 Miliar. Itulah satu contoh yang disebut tujuan berinvestasi. Setiap tujuan bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Sudahkah Kamu Menyadari Resiko Investasi?

Nah, ketika sudah menetapkan tujuan, sekarang kamu perlu mempelajari resiko berinvestasi. Berani berinvestasi berarti menyadari bahwa selalu ada halangan di tengah jalan.

Misalnya: kemungkinan kegagalan di tengah jalan karena faktor-faktor di luar kekuasaan dan kemampuan, kerugian yang mungkin menimpa karena faktor harga komoditas yang turun, dan lain sebagainya.

Pertanyaan sederhana: sanggupkah kamu memantapkan diri untuk menanggung resiko dalam berinvestasi?

Berapa Lama Saya Sanggup Berinvestasi?

Setelah menyadari tujuan dan resiko berinvestasi, hal berikutnya yang perlu dipikirkan adalah seberapa cepat kamu akan mendapat uangmu kembali.

Setiap jenis investasi memiliki jangka waktu spesifik, dan akan berbeda satu sama lain. Karena itu sesuaikan jenis investasi, tujuan pribadi, dan jangka waktu alias berapa lama kamu akan mendapat untung.

Seandainya tujuanmu adalah untuk membeli rumah secara tunai dalam lima tahun ke depan, maka investasi saham tidak akan cocok karena harganya yang fluktuatif.

Lain halnya kalau kamu berencana berintasi untuk hari tua untuk 25 tahun ke depan. Kamu bisa fokus pada investasi jangka panjang yang cenderung lebih tahan inflasi.

Baca Juga : TikTok, Hiburan Alternatif Selama #DiRumahAja

Sanggupkah Kamu Membuat Rencana Investasi?

Membuat perencanaan investasi jadi sebuah hal yang gampang-gampang mudah untuk dilakukan. Satu hal yang perlu dipertimbangkan adalah seberapa besar resiko yang harus diambil.

membuat rencana investasi

Karena kamu adalah seorang paruh baya, investasi jangka pendek dengan menanam modal pada instrumen konservatif dengan resiko lebih rendah bisa jadi pilihan menarik. Banyak pilihan investasi yang bisa diambil, misalnya dengan menabung emas.

Sebaliknya kalau kamu berniat mendapatkan keuntungan jangka panjang (misalnya: mendapat Rp 500 juta di usia 65 tahun), maka pilihlah instrumen investasi yang resikonya lebih tinggi dan lebih agresif.

Ketika membuat rencana investasi, perhatikan juga kemampuan finansial. Jangan sampai kamu menyisihkan uang untuk investasi, namun kamu sampai lupa memperhitungkan kebutuhan pribadi yang mendesak.

Bagi prioritas finansial, misalnya:

  • 50% dana untuk kebutuhan hidup
  • 10% dana untuk investasi
  • 5% untuk bersedekah
  • 35% untuk tabungan

Rumusan di atas tidak baku dan bisa diubah sesuai kebutuhan. Misalnya: kamu bisa mengutak-atik porsi perencanaan anggaran kalau ternyata hitung-hitungan di atas malah membuat kamu kesusahan dalam memenuhi kebutuhan hidup.

Sudahkah Mencari Saran dari Ahli?

Saran dari ahli sangat penting, apalagi bila kamu adalah seorang pemula yang sebelumnya tidak pernah menginvestasikan apapun seumur hidup. Dengan kata lain, Anda bisa meminta pendapat dari penasihat keuangan atau manajer investasi sebelum membeli instrumen investasi apapun.

Dengan meminta nasihat dari orang yang lebih ahli, kamu bisa menghindari kerugian akibat tidak hati-hati sebelum membelanjakan uang untuk berinvestasi.

Jenis-Jenis Investasi yang Bisa Dipertimbangkan

Setelah selesai mempertimbangkan hal-hal di atas, dan kamu sudah mempersiapkan segalanya dengan baik, sekarang saatnya berkenalan dengan berbagai jenis investasi yang umumnya ditawarkan oleh berbagai lembaga investasi dan keuangan.

  • Investasi Hasil Pertanian

Setidaknya ada dua jenis investasi di bidang pertanian yang umumnya ditawarkan, yakni investasi lahan pertanian dan investasi hasil pertanian. Investasi di bidang ini biasanya lebih tinggi dari segi keamanan dan resikonya lebih rendah.

  • Investasi Deposito

Kalau bicara jenis investasi konvensional dan paling dikenal banyak orang, deposito jawabnya. Deposito berarti kegiatan menyimpan sejumlah uang di sebuah bank dalam periode tertentu.

jenis-jenis investasi

Bunganya biasanya lebih tinggi ketimbang tabungan biasa, dan resikonya lebih kecil dibandingkan jenis investasi lain. Jeleknya, dana hasil deposito tidak bisa ditarik sewaktu-waktu.

  • Investasi Saham

Investasi jenis ini biasanya beresiko lebih tinggi, kendati janji keuntungannya lebih besar. Hanya dengan modal yang kecil, kamu bisa mendapat keuntungan besar bila harga saham perusahaan naik.

Tapi resikonya, kerugian yang kamu terima bakal besar pula bila harga saham yang kamu beli anjlok ke titik terendah.

  • Investasi Properti

Ini adalah jenis investasi yang membutuhkan dana sangat besar. Resikonya relatif kecil, dan objek investasinya pun lebih aman. Sisi negatifnya, butuh waktu lama sampai mendapat keuntungan.

Selain empat jenis investasi diatas, masih ada jenis investasi lainnya seperti investasi emas, obligasi dan reksadana. Masing-masing memiliki resiko dan kelebihannya sendiri.

Demikianlah jenis-jenis investasi yang bisa kamu pertimbangkan hari ini. Namun sebelum memilih satu yang paling pas, pertimbangkan dulu dengan cermat, ya!

 

 

tiktok challenge

greenideasblog.com – Walau terbatas,  banyak sekali kegiatan yang bisa kita lakukan selama periode #DiRumahAja, termasuk salah satunya: menggunakan serta menikmati TikTok.

Pengertian TikTok

TikTok adalah sebuah aplikasi yang dirancang supaya penggunanya bisa membuat dan berbagai video pendek. Output videonya sendiri biasanya memanjang ke atas, seperti video Stories Instagram.

Hanya saja perbedaan antara video TikTok dengan Stories Instagram adalah: pengguna TikTok menjelajahi feed dengan cara melakukan scroll ke bawah dan keatas – sama seperti ketika kita menjelajahi feed Instagram kita.

Kreator video di TikTok mendapatkan banyak sekali tools di aplikasi tersebut, termasuk filter video, dan berbagai berkas suara untuk disertakan ke dalam video.

Yang mengasyikkan adalah karakteristik TikTok lainnya yang membantu pengguna untuk berinteraksi dengan pengguna lainnya lewat fitur video “response” atau fitur “duet”.

Yak. Kalau kamu adalah pengguna TikTok, kamu bisa mengajak pengguna lain untuk berkolaborasi. Mungkin nyanyi bareng atau memainkan musik bareng. Keduanya bisa dilakukan sesuka hati.

“Menantang” Pengguna Lain Lewat TikTok

TikTok memiliki program yang disebut “Challenge”. Lewat program ini seorang pengguna bisa menerima tantangan dari orang lain. Dia bisa menerima tantangan yang tersedia, baik bersama teman maupun sendirian.

tiktok challenge

Nah, menariknya di program “Challenge” itu, pengguna yang sudah menerima dan melakukan tantangan bisa mengajak orang lain menerima tantangan tersebut.

Banyak hal-hal lucu muncul dari program “Challenge”. Sebagai contoh: seorang selebritis bisa menerima tantangan dari pengguna biasa. Kebayang nggak kalau, misalnya, si seleb itu sampai salah ketika mengikuti beat di dalam video TikTok? Yang pasti bakal terlihat lucu.

Program “Challenge” itulah yang jadi satu jawaban yang menjelaskan mengapa TikTok sangat digemari ratusan juta orang dari seluruh negara.

Baca Juga : Daftar Situs Layanan Streaming Film Terbaik Menurut Mashable

TikTok: Media Sosial yang Menyenangkan

Menurut statistik yang dirilis Oberlo, TikTok sekarang memiliki 800 juta pengguna di seluruh negara. Jumlah tersebut menempatkan TikTok di urutan ke-9 media sosial paling populer secara global.

Berdasarkan statistik di atas, nggak salah rasanya kalau ada yang bilang sebagian besar orang menyukai TikTok. Tapi pertanyaannya, kenapa TikTok jadi platform yang menyenangkan?

Alasannya bisa macam-macam.

  1. TikTok Bisa Dinikmati gratis

Selain gratis, TikTok juga mudah digunakan. Pengguna yang belum pernah membuat video sekalipun bisa membuat video memakai TikTok dengan mudah.

Andaikan sekarang kamu membuat sebuah akun TikTok, misalnya, kemudian berusaha membuat satu video sebagai percobaan, kamu bisa menambahkan suara apapun ke dalam video yang kamu buat.

keseruan dengan tiktok

Ya. Apapun, termasuk klip lagu populer sampai potongan video dari sebuah program televisi terkenal. Plus, kamu juga bisa menggunakan potongan video dari aun TikTok lain.

Ketika memakai TikTok, kamu bahkan bisa ikut menjadi gila di sebuah tayangan meme dansa atau menciptakan video lucu, misalnya, men-dubbing nyanyian di sebuah video klip.

  1. Seru-Seruan Bareng Temen

TikTok menyenangkan karena kamu bisa memakainya untuk melakukan banyak keseruan bareng teman-teman kesayangan. Kamu bisa saja mengajak dua sampai tiga orang temanmu untuk berjoget bareng di depan kamera, kemudian kamu mengunggah video tersebut ke TikTok.

  1. Membantu Melatih Kemampuan Berekspresi

Boleh percaya atau nggak, banyak orang menggunakan TikTok untuk melatih ekspresi di depan kamera. Ada cerita seorang gadis berusia 17 tahun yang sering membuat video berdurasi 15 detik di TikTok saat sedang bosan.

Dia melakukan itu bukan cuma untuk membunuh bosan, tapi juga supaya dia terbiasa berekspresi di depan kamera. Cita-cita si gadis memang ingin menjadi seorang aktris.

Singkat cerita, TikTok bagus karena media sosial satu itu membantu seseorang untuk melatih kemampuan berkomunikasi di depan kamera.

  1. Sarana Melatih Kreativitas

Membuat video sebetulnya nggak mudah, tapi TikTok membuat semua hal tentang membuat video jadi terlihat lebih mudah.

tiktok melatih kemampuan berekspresi

Yang lebih penting lagi, kamu bisa memanfaatkannya untuk mengasah kemampuan membuat dan mengedit video.

  1. Melihat Konten-Konten Lucu Lainnya

Aplikasi seperti TikTok membantu kamu terhubung dengan banyak kreator video lainnya. Dan pada gilirannya, TikTok membantu seseorang mengusir rasa jenuh karena padatnya aktivitas sehari-hari.

  1. Bikin Video Dimanapun, Kapanpun Kamu Mau

Kita sekarang sedang dalam periode #DiRumahAja. Sebagian mungkin sudah merasa bosan karena toh tidak banyak yang bisa dilakukan di rumah.

Tapi mungkin di tengah periode yang membosankan, kamu bisa mencoba untuk terus berpikir sekreatif mungkin. Salah satunya adalah dengan membuat konten yang menghibur dan bisa dibagikan ke orang lain.

TikTok jelas bisa jadi sarana dan alat untuk melakukan hal itu.

Kesimpulan

Anjuran untuk tetap #DiRumahAja boleh jadi masih akan berlangsung sangat lama. Bisa jadi kita bosan. Bisa jadi kita pengen jalan-jalan. Bisa jadi kita ingin beraktivitas dengan normal seperti biasanya.

Tapi apapun keinginan kita sekarang, rasanya lebih baik kita menundanya dulu sampai kondisi kembali normal. Sampai hari itu tiba, cobalah bersikap positif dengan memanfaatkan hiburan alternatif seperti TikTok, supaya kita senantiasa bahagia.

 

popcornflix streaming

greenideasblog.com – Kalau kebingungan mau pergi kemana di akhir minggu, mungkin kamu bisa menghabiskan waktu melakukan hal lain seperti menonton film melalui situs streaming film.

Layanan streaming film sepertinya sedang populer. Generasi millennial yang lebih sadar gadget ketimbang generasi sebelum mereka sepertinya menghabiskan sebagian besar minggu mereka dengan cara menikmati tayangan streaming film di kanal-kanal populer.

Tidak Semua Layanan Streaming Terkenal Bisa Diakses di Indonesia

Kita masih beruntung bisa menikmati Netflix, walau akses ke situs streaming populer itu masih diblokir oleh salah satu provider telekomunikasi terkenal di Indonesia.

Walau mungkin sebagian besar dari kita cuma mengenal Netflix sebagai salah satu kanal streaming internasional yang memasukkan layanannya ke Indonesia, sebetulnya masih banyak layanan serupa yang bisa kita nikmati.

iFlix, misalnya, bisa diperoleh gratis bila kita berlangganan paket internet fiber yang disediakan salah satu provider telekomunikasi besar di Indonesia.

Lalu masih ada beberapa layanan lain seperti HOOQ, yang sekarang memutuskan hengkang dari Indonesia, serta Google Play Movies yang bisa diakses langsung dari ponsel berbasis Android.

Diluar nama-nama beken seperti di atas, masih ada banyak kanal streaming film yang bisa kita singgahi, dengan catatan mereka membuka layanannya untuk pelanggan di Indonesia.

Dan inilah daftar situs streaming film terbaik yang kami rangkum berdasarkan data dari Mashable.

  1. Hulu

Layanan streaming satu ini menyediakan database yang berisi jutaan fim yang bisa kamu nikmati mulai dari $5,99 per bulan.

hulu streaming

Menurut Mashable, kalau kamu tidak bisa menemukan sebuah film di Netflix, kemungkinan besar kamu akan menemukannya di Hulu.

  1. Disney+

Penggemar Disney? Jelas kamu harus berlangganan di situs ini. Harga langganan per bulannya dipatok di angka $6,99. Sedangkan langganan tahunan mencapai $69,99.

Ada banyak sekali film Disney yang siap tayang di sini, termasuk film-film klasik dari Pixar macam Monster, Inc. Selain itu kamu bisa menikmati film bikinan Marvel, Pixar, serta konten dari National Geographic dan juga film populer macam Star Wars.

Disney+ juga menyediakan opsi mengunduh film serta fitur tambahan yang membantu kamu menonton film lewat empat perangkat dalam waktu yang sama.

Baca Juga : Cara Tepat Optimasi SEO Aplikasi Mobile

  1. Netflix

Salah satu alasan kenapa Netflix berkembang lebih dari sekadar kanal streaming film adalah: layanan ini memprioritaskan konten orisinil yang diproduksi oleh tim Netflix.

netflix streaming

Dengan kata lain, Netflix punya rumah produksi sendiri. Harga langganannya mulai dari $7,99 – $13,99 per bulan.

Walau begitu Netflix tetap menawarkan film-film lain diluar yang mereka produksi sendiri. Database filmnya cukup lengkap dan tidak mengecewakan.

  1. Amazon Prime

Ada banyak film di Amazon Prime yang gratis untuk ditonton, meski penggunanya mesti meregistrasikan ID terlebih dulu. Biaya langganan nya sebesar $12,99 per bulan atau $99 per tahun.

Dan jangan lupa, seluruh film di Amazon Prime bisa diunduh, tentunya bila pengguna sudah berlangganan dalam periode bulanan maupun tahunan.

  1. HBO Now & HBO Go

Kalau kamu mencari perpustakaan film dokumenter terbaik, HBO menyediakan jawaban yang dibutuhkan.

hbo now streaming

Kamu harus merogoh kocek sebesar $15 per bulan untuk menikmati film-film terbaik dari HBO.

  1. iTunes

Yah, bisa dibilang iTunes adalah pemain lama. Yang terbaik dari iTunes adalah, kamu bisa membeli atau menyewa film yang tersedia di database mereka. Harganya tergantung pada angka yang tercantum di setiap film, dan tidak selalu murah.

  1. Youtube

Yap. Siapa yang meragukan kemampuan Youtube dalam hal streaming konten, termasuk film? Youtube sebenarnya sama seperti iTunes, dimana biaya sewa atau beli film terlihat di setiap film yang tersedia di perpustakaan Youtube.

Beruntung bahwa beberapa film yang tayang di Youtube bisa dinikmati gratis tanpa membayar.

  1. Vudu

Nama ini tidak begitu terkenal, namun cara kerja layanannya mirip Amazon Prime. Artinya banyak film yang bisa ditonton dengan cara disewa. Namun ada juga film gratis yang bisa ditonton, dengan kompensasi Anda mesti mau menonton iklan yang ada di filmnya juga.

  1. Popcornflix

Ini adalah layanan streaming yang benar-benar gratis.

popcornflix streaming

Banyak yang bilang bahwa Popcornflix adalah mutiara tersembunyi yang sangat cantik. Kamu bahkan bisa menemukan film yang benar-benar berkualitas disitu.

  1. Crackle

Sama seperti Popcornflix, Crackle benar-benar gratis. Koneksinya yang erat dengan Sony membantu kamu menemukan big movies di situs streaming satu ini.

Itulah dia 10 kanal streaming film yang kami rekomendasikan. Beberapa kanal seperti Crackle tidak menyediakan layanannya di Indonesia, namun tetap kami masukkan disini. Siapa tahu nanti mereka membuka layanannya di negara ini.

Pada akhirnya, Youtube dan Netflix mungkin sudah sangat cukup bagi sebagian besar penikmat streaming di Indonesia. Database film yang besar serta kemudahan untuk mengakses layanannya membuat kedua layanan itu tetap populer di hati sebagian besar masyarakat kita.

Kalau kamu pilih yang mana?

Cara Tepat Optimasi Seo Aplikasi Mobile

Apabila saat ini anda membutuhkan informasi mengenai jasa pembuatan aplikasi mobile maka silahkan simak penjelasan ini sampai selesai. Sebelum anda memplubikasikan sebuah aplikasi pada toko aplikasi maka anda harus tahu dulu tentang SEO. Jadi SEO ini menjadi lead untuk melihat aplikasi anda. sehingga ketika user sudah melihat maka langkah selanjutnya yaitu memikirkan bagaimana caranya agar aplikasi anda bisa menarik perhatian para pengguna agar mau mengunduhnya.

Adanya toko aplikasi ini bermanfaat untuk aplikasi anda di unduh oleh para pengguna. Keberadaan toko online ini tidak hanya bertujuan untuk mendapatkan traffic, namun juga untuk mendapatkan konversi pengguna.

Untuk bisa mengoptimalkan sebuah aplikasi pada toko aplikasi. Maka cara berikut ini menjadi langkah dasar yang harus anda tempuh sebelum mempromosikan di toko aplikasi.

  1. Nama aplikasi

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah memilih nama aplikasi yang sesuai dengan karakter aplikasi anda. Nama ini harus memiliki unsur yang menarik dan pastinya mudah diingat oleh para pengguna. Kita ketahui bersama kalau toko aplikasi biasanya akan membatasi nama aplikasi yang akan anda gunakan. selain itu ada juga yang aturannya tidak menentu atau bisa berubah sewaktu-waktu. Jadi intinya silahkan membuat nama aplikasi anda sesingkat-singkatnya dan menarik serta bikin penasaran pengguna.

  1. Diskirpsi aplikasi

Untuk mendiskripsikan aplikasi maka anda bisa melakukan pendekatan untuk mengendalikan kata kunci. Jadi berdasarkan survey yang ada ketika penulisan diskirpsi aplikasi anda terlalu menekan kata kunci maka hal ini dapat membuat bingung para pengguna. Perlu anda perhatikan kalau semua pengguna itu tidak akan peduli dengan kata kunci jadi silahkan menggunakan bahasa yang enak dan sederhana.

  1. Lokalisasi

Salah satu hal utama yang harus anda perhatikan ketika ingin membuat suatu produk atau ingin target pasar maka lokaliasi menjadi hal yang paling utama. Sehingga para pengembang aplikasi harus mampu mengadopsi bahasa yang sesuai dengan target para pengguna. Jangan sampai menggunakan bahasa yang susah dimengerti banyak orang atau tertentu saja. Kuncinya anda bisa beradaptasi dengan bahasa pengguna setempat agar aplikasi anda bisa dipahami oleh orang banyak.

Baca juga : Taylor Swift berkolaborasi dengan ikon keberlanjutan Stella McCartney

  1. Kategori

Keberadaan kategori ini yaitu untuk memudahkan para pengguna agar bisa menemukan aplikasi yang sesuai dengan keinginannya. Jadi pastikan anda memilih kategori yang tepat untuk aplikasi baru anda. kalau ini bisa anda lakukan dengan benar maka pastinya dapat mempengaruhi nilai pendapatan anda.

Jadi pada dasarnya aplikasi mobile merupakan jalur distribusi. Keberhasilan produk tentu bukan dari sebuah aplikasi. Sehingga optimasi aplikasi ini sangat diperlukan ketika anda ingin memasukkan aplikasi kepada sebuah toko aplikasi.

Demikianlah penjelasan mengenai optimasi aplikasi sebelum masuk ke toko aplikasi. Sehingga aplikasi anda bisa dikenal para pengguna dan pendapatan anda akan lebih meningkat. semoga informasi singkat ini bermanfaat untuk anda semua.

Taylor Swift berkolaborasi dengan ikon keberlanjutan Stella McCartney

greenideasblog.com – Pindah ke Madonna, Taylor Swift bisa dibilang adalah Ratu Pop baru. Sebagai superstar di seluruh dunia, ia adalah artis pertama yang memiliki empat album terjual lebih dari satu juta kopi dalam minggu pertama, dan menawarkan basis penggemar yang besar termasuk hampir 120 juta pengikut di Instagram. Mengesankan, penyanyi-penulis lagu Amerika adalah salah satu dari hanya lima artis yang telah mencapai lebih dari 1 miliar penayangan di satu video musik di Youtube (‘Lihat apa yang kau buat aku lakukan’) dan sedang mengatur pandangannya sama tingginya dengan album mendatangnya Lover.

Bintang ini telah mengumumkan bahwa album barunya, yang akan dirilis pada tanggal 23 Agustus, juga akan menandai awal kolaborasi dengan desainer Inggris Stella McCartney, yang dianggap Swift sebagai teman. Album ini, Lover, akan berjalan seiring dengan peluncuran koleksi busana baru dengan perancang busana berkelanjutan yang didukung penyanyi tersebut di depan umum, dengan mengenakan desainnya ke acara dan upacara penghargaan.

Bagaimana dia mengumumkannya?

Setelah memberikan petunjuk selama beberapa bulan terakhir bahwa ada sesuatu yang menarik dalam campuran, Taylor Swift turun ke Instagram untuk mengumumkan peluncuran koleksi pakaian barunya. Selama 10 menit Instagram Live, wanita berusia 29 tahun ini dengan bersemangat menumpahkan kacang ke penggemarnya, mengatakan:

“Untuk perilisan album Lover akan ada kolaborasi yang telah saya lakukan dengan Stella McCartney. Dia sudah menjadi teman untuk waktu yang sangat lama dan juga hanya seorang wanita yang sangat saya hormati. Saya menghargai apa yang dia ciptakan, bagaimana dia menciptakannya. ”

“Ada begitu banyak imajinasi dan imajinasi dan romansa pada pakaian yang dia rancang dan aku telah memakai banyak barangnya baru-baru ini. Dia mendengar album baru dan kolaborasi baru ini terinspirasi oleh album Lover.”

Seperti apa koleksi Taylor Swift x Stella McCartney?

Meskipun beberapa detail telah terungkap, tebakan kami adalah bahwa koleksinya akan penuh warna, karena Swift telah mengguncang warna pelangi akhir-akhir ini, dalam perayaan bulan Pride. Pada pertunjukan baru-baru ini, ia tampil dalam set dua neon, tie-dye, mengenakan pelatih pelangi Stella McCartney, yang dijual seharga £ 489.

Estetika Instagram-nya juga sangat cerah dan bertema pastel, yang dapat memberi kita petunjuk tentang desain koleksi yang akan datang, serta bagaimana itu akan ditata.

Baca juga : Cara sehat untuk menggunakan sisa makanan Anda (dan benar-benar menikmatinya)

Yang paling penting, koleksi baru akan berkelanjutan, karena Stella McCartney dikenal sebagai pelopor dalam industri fashion etis. Desain McCartney bebas dari kekejaman dan ramah lingkungan, secara eksklusif menggunakan kapas organik, serat hutan viscose berkelanjutan, regenerasi dan kasmir daur ulang di semua koleksinya. Stella McCartney bahkan memberdayakan kantor dan tokonya menggunakan energi hijau.

Kami optimis tentang kolaborasi ini, karena ini akan memberi basis penggemar yang lebih muda Taylor Swift kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang fashion yang berkelanjutan dan pada gilirannya menyadari pakaian yang mereka beli.

Lebih Bagus Mana Sih Tokopedia atau Bukalapak

greenideasblog.com – Seiring dengan semakin berkembangnya internet dan teknologi menjadikan marketplace semakin banyak bermunculan. Dimana masing-masing marketplace menawarkan kelebihan masing-masing yang berhasil memikat jutaan pengguna smartphone untuk menginstall aplikasinya. Dari beberapa marketplace yang bermunculan saat ini, Tokopedia dan Bukalapak merupakan yang paling populer dan banyak digunakan oleh generasi milenial.Bahkan keduanya menawarkan promo diskon dan harga murah yang dijamin akan semakin menguntungkan penggunanya.

Bila anda sedang berupaya membandingkan mana yang terbaik antara Tokopedia atau Bukalapak tentu anda akan kesulitan. Sebab masing-masing orang pasti memiliki penilaian dan sudut pandang yang berbeda. Untuk anda yang masih bingung mempertimbangkan mana yang lebih bagus Tokopedia atau Bukalapak maka berikut ini akan dijelaskan beberapa perbedaan menarik yang bisa menjadi bahan pertimbangan anda.

  1. Keharusan Register
    Bila anda ingin menggunakan Tokopedia maka anda harus mempunyai akun terlebih dahulu supaya bisa berbelanja di Tokopedia. Untuk itulah anda harus melakukan register terutama bagi anda yang baru pertama kali membuat akun di tokopedia. Sedangkan bila anda sudah pernah membuat akun di Tokopedia maka akun tersebut tidak bisa dihapus. Jika anda ingin menggunakan Bukalapak untuk berbelanja maka anda bisa membeli produk tanpa perlu mendaftar. Namun anda harus memakai email dan mengkonfirmasi pembayaran seperti langkah pada marketplace lainnya. Bagi anda yang baru pertama kali berbelanja menggunakan Bukalapak tentu akan sangat terbantu.
  2. Order Sebagai Dropshipper
    Ketika anda melakukan transaksi jual beli melalui Tokopedia maka anda bisa menggunakan fitur kolom dropshipper. Dengan begitu maka anda bisa menjual kembali produk tersebut sebagai reseller pada customer tanpa harus mencantumkan nama toko suplier anda. Sedangkan jika menggunakan Bukalapak maka belum tersedia fitur dropshipper. Bagi anda yang ingin menjadi reseller dropshipper maka bisa memilih Tokopedia sebagai mitra jualan online terbaik.
  3. Tampilan Antarmuka
    Jika dilihat dari tampilan antarmuka atau user interface maka Tokopedia menawarkan tampilan yang lebih simpel, intuitif dan elegan. Sedangkan Bukalapak menggunakan warna ungu yang mungkin tidak semua orang menyukainya. Menu-menu pada aplikasi Bukalapak juga sedikit membingungkan terutama bagi pemula sehingga harus benar-benar memahami aplikasi tersebut.
  4. Kode Unik Transaksi Serta Selang Waktu Pembayaran
    Bila berbicara mengenai kode unik transaksi dan selang waktu pembayarannya maka Tokopedia menggunakan 2 digit kode unik yang nantinya uang tersebut akan masuk ke saldo Tokopedia anda. Untuk selang waktu pembayarannya yaitu selama 2 hari. Untuk Bukalapak menggunakan 3 kode digit unik namun cenderung merugikan serta dananya tidak bisa kembali. Untuk selang waktu pembayarannya adalah 10 jam.
  5. Reputasi Penjual

Tokopedia menawarkan kolom review yang terpisah untuk masing-masing produk serta hasil feedbacknya yang terkunci sehingga tidak bisa diedit. Sedangkan Bukalapak memiliki fitur kolom review yang agak membingungkan karena feedback dari semua produk tercampur antara yang bagus dan buruk.

Baca juga : Beberapa Extensi di Browser yang Bisa Digunakan untuk Menunjang SEO

Melalui penjelasan di atas, anda bisa mempertimbangkan mana marketplace yang bisa anda pilih antara Tokopedia atau Bukalapak. Pastikan memilih marketplace sesuai kebutuhan dan tentunya anda bisa mengoperasikannya dengan mudah sehingga dapat mendukung kesuksesan bisnis anda.

Sedikit Sejarah Rak Buku Hingga Rak Buku Modern dan Unik

Saya pernah mengalami masalah dengan kotak buku. Apa yang harus saya lakukan? Haruskah saya teruskan membeli buku atau haruskah saya meninggalkan ribuan buku yang saya miliki di dalam kotak? Anda tahu mengapa saya khawatir? Inilah yang terjadi setiap kali saya pindah tempat tinggal. Saya selalu membutuhkan tempat tinggal baru yang akan memberikan kenyamanan dan di mana saya dapat tinggal secara tetap.

Saya harus pindah setiap waktu untuk keperluan tertentu dan Saya tidak suka melakukan proses pengemasan. Buku-buku saya sekarang berada di dalam kotak beberapa lama karena saya tidak yakin apakah rumah itu akan saya tinggali secara tetap atau setidaknya dalam waktu yang lama. Saya hanya menaruh yang saya butuhkan di rak buku yang terbuat dari batu bata dan papan.

Sekarang, saya akan membeli rumah saya sendiri. Setelah tinggal jauh dari Ibu dan Ayah selama 29 tahun dan setelah pindah dari satu rumah ke rumah yang lain sebanyak tiga puluh kali, saya akan tinggal di rumah saya sendiri. Saya senang dengan buku-buku saya saat ini. Apa yang akan saya lakukan sekarang adalah menempatkan mereka dengan penuh hormat di dalam kotak buku.

Haruskah saya meletakkannya di built-in? Bagaimana dengan kotak buku prefabrikasi? Saya punya banyak pilihan, tetapi saya juga dihadapkan dengan dilema berikutnya – yang mana model rak buku memiliki banyak pilihan. Ada pilihan yang tak ada habisnya, terutama, ketika seseorang mempertimbangkan gaya dekorasi interior modern, Prancis, Mediterania, dll. Ada juga barok dan Goth dan tradisional serta misi dan eklektik, dll.

Saya sepertinya lebih suka dengan rak buku Mission Style yang kokoh dan bersahaja. Anda tahu mengapa? Rak buku ini muncul jauh sebelum rak buku pertama dibuat. Hari ini mereka mengambil pengaruh mereka dari tujuan dan sejarah mereka. Untuk furnitur Mission Style, ini utilitarian terbaik.

Baca juga : Lebih Bagus Mana Sih Tokopedia atau Bukalapak?

Baru setelah abad ke-17 rak buku dibuat dengan sengaja. Saat itulah pembaca bahasa Inggris menemukan kebutuhan untuk menyimpan dan mengumpulkan buku. Itu mengarah pada penggunaan rak buku di perguruan tinggi dan perpustakaan, dan rumah para cendekiawan dan pecinta buku, menurut penyusun Kamus Kolektor Antik. Dunia membaca dan meneliti sejak saat itu mengambil dan mewariskan budaya membangun kotak buku. Misalnya, case book Georgian breakfront.

Abad ke-19 berakhir dengan rak buku Mission Style, sebagai bagian dari set furnitur Mission Style yang praktis. Mereka sekarang dapat ditemukan di sebagian besar rumah, semua berkat koneksi dan pengaruh gerakan Seni dan Kerajinan yang menyebar. Gerakan ini tentu saja, dimulai pada 1920-an oleh seorang kreatif seperti William Morris, Gustav Stickley dan Frank Lloyd Wright. Saat ini, kotak buku yang merupakan pilihan terbaik adalah yang memiliki garis-garis sederhana dan dibuat dengan kokoh.

Beberapa Extensi di Browser yang Bisa Digunakan untuk Menunjang SEO

Melakukan pekerjaan yang terkait dengan pengembangan website atau blog tentu sangat erat kaitannya dengan SEO. Hal kni berfungsi untuk mengoptimalkan website tersebut agar selalu direkomendasikan oleh browser atau menempati peeingkat atas. Nah, untuk mengoptimalkan SEO tersebut Anda bisa memanfaatkan beberapa extensi yang ada pada browser berikut ini. Ekstensi tersebut akan membantu mengurangi kesalahan pada konten atau hal lainnya yang terkait.

Daftar Ectensi SEO Terbaik pada Berbagai Browser

  1. SEOQuake

SEOQuake merupakan salah satu tool SEO yang bisa diekstensi ke dalam beberapa browser seperti Chrome, Firefox, Opera dan Safari. Add-in ini berfungsi untuk mengetahui alexa rank atau page rank dari sebuah website. Kalau digambarkan SEOQuake ini berfungsi sebagai tool audit pada website sehingga bisa memperkirakan kualitas web tersebut. Tak hanya alexa rank dan page rank, extensi ini juga bisa menganalisiz cache, backlink hingga SERP.

  1. Alexa Tool

Berbicara soal perangkingan website pasti akan selalu berkaitan dengan alexa rank. Alexa rank berfunsi untuk mengukur ranking website-website populer melalui data traffict. Alexa rank ini banyak digunakan untuk melakukan analisa kompetisi. Nah, alexa toolbar ini bisa digunakan untuk memantau alexa rank secara live dan teratur. Jadi, nantinya Anda bisa tahu letak kekurangan website dan bentuk pengembangan yang harus dilakukan setelah memganalisis para kompetitor.

Baca juga : Beberapa Manfaat Dari Mempekerjakan SEO Profesional Dan Layanan Link Building

  1. Wappalyzer

Wappalyzer merupakan salah satu ekstensi pendukung SEO yang harus Anda miliki, terutama yang bergelut dengan website. Tool ini berfungsi untuk menganalisis website kompetitor. Melalui extensi ini, nantinya Anda bisa melihat kerangka kerja web, perangkat lunak yang digunakan hingga sistem manajemem dari website lain. Ekstensi ini akan sangat berguna dalam melakukan penelitian terhadap seluk beluk website terpopuler.

  1. BuiltWith

BuiltWith juga digunakan untuk melakukan analusis website kompetitor. Dibandingkam dengan extensi Wappalyzer, BuiltWith memuat informasi yang lebih lengkap seperti kerangka website, perpustakaan JS, API, trackers serta hosting yang digunakan.

  1. Grammarly

Selain konten, kerapian tulisan juga menjadi faktor penting yang bisa memuaskan pembaca. Bayangkan saja jika kita berkunjung ke website dengan penataan tidak teratur dan banyak typo dimana-mana, tentu akan membuat pembaca merasa risih dan website sepi pengunjung. Untuk menghindarinya, Anda bisa memanfaatkan tool extensi Grammarly pada browser. Tool ini dapat mendeteksi tulisan yang tidak sesuai dengan grammar atau typo. Nantinya, Grammarly akan memberikan saran pengeditan pada kata yang dianggap sebagai error typo.

  1. Shareaholic

Shareaholic meruapakan ekstensi penunjang SEO yang berfungsi untuk mempermudah penyebaran sebuah web ke beberapa situs media sosial ataupun bookmark. Hal ini akan membantu promosi website dan meningkatkan peringkatnya.

Nah, itulah tadi beberapa ekstensi di browser yang akan menunjang kebutuhan SEO pada website Anda. Selamat mencoba.

Masa Depan Facebook, Cerita, Grup, Pesan Pribadi, Perdagangan

greenideasblog.com – Cerita: Ketika saya menulis baris-baris ini, ada lebih dari 1 miliar cerita yang dibagikan setiap hari di seluruh keluarga aplikasi Facebook, yaitu Facebook, Instagram, dan WhatsApp (di mana sebuah Story disebut “Status”), dengan 56 persen orang melaporkan bahwa mereka menggunakan Cerita di tiga platform atau lebih setidaknya sekali seminggu.

Tidak heran Facebook percaya format ini ada di sini untuk tetap dan dapat memiliki dampak jangka panjang yang sama pentingnya dengan – jika tidak lebih dari – Umpan Berita.

Untuk merek, Stories memberikan peluang unik untuk menginspirasi hadirin untuk melakukan panggilan berbasis gerakan (swipe up) dan memicu hasil respons langsung, berkat format layar penuh, bebas gangguan, dan imersif, yang tak tertandingi di ponsel.

Mengingat bahwa satu dari dua orang yang disurvei mengatakan bahwa mereka telah mengunjungi sebuah situs web untuk membeli produk atau layanan sebagai akibat dari melihatnya di Stories, format vertikal singkat dan terkenal membuka wilayah perawan untuk merek online dan bisnis e-commerce.

Grup: Dengan rilis FB5 yang akan datang, Facebook memperkenalkan evolusi terbesar dari situs web dan aplikasinya dalam lima tahun terakhir, dengan ambisi menjadikan “komunitas sebagai pusat teman” dengan menempatkan Grup sebagai pusat pengalaman.

Ini akan memungkinkan merek dan bisnis untuk bergabung dan terlibat dengan komunitas berbasis minat melalui konten dan acara, sehingga berinteraksi lebih dekat dengan 400 juta orang yang saat ini menjadi anggota Grup Facebook yang berarti.

Di era ketika keaslian lebih berharga dari sebelumnya, evolusi ini memberikan peluang unik bagi organisasi untuk melampaui peran transaksional tradisional mereka dan menonjol sebagai ahli, memimpin dengan tujuan.

Perpesanan Pribadi: Selama Keynote pada hari pertama F8 2019, Asha Sharma, yang memimpin tim produk Messenger, mengumumkan interoperabilitas Facebook Messenger, Instagram Direct dan WhatsApp yang akan datang, menjadikannya lancar bagi semua pengguna untuk berkomunikasi dengan keluarga, teman – dan akhirnya bisnis – di ketiga platform.

Dengan lebih dari 100 miliar pesan dikirim di seluruh rangkaian aplikasi Facebook setiap hari, dan lebih dari 20 miliar pesan dikirim melalui Messenger antara orang dan bisnis setiap bulan, potensi pertumbuhan merek online dan bisnis e-commerce untuk memperluas jangkauan pribadi mereka interaksi pelanggan sangat besar.

Dengan pemesanan janji temu baru tersedia melalui API, bersama dengan templat pembuatan prospek yang datang ke Iklan Facebook, akan muncul cara-cara baru untuk mendorong akuisisi pelanggan melalui Messenger. Sementara itu, aplikasi WhatsApp Business bertujuan untuk membantu usaha kecil berkomunikasi lebih baik dengan pelanggan mereka dan meningkatkan penjualan dengan fitur-fitur baru yang menarik.

Perdagangan: Tidak ada pertanyaan bahwa ekosistem Facebook sedang bertransisi dari tempat penjualan berasal dari platform tempat transaksi sebenarnya terjadi.

Baca juga : Selamat datang di Era Platform yang Terintegrasi Secara Vertikal

Melalui Marketplace, Facebook menawarkan dukungan asli untuk pengiriman, bertindak sebagai layanan escrow antara pembeli dan penjual, dan bahkan memungkinkan pesanan dilakukan selama aliran Facebook Live.

WhatsApp menjadi platform e-commerce tanpa gesekan, dengan fitur Katalog Produk yang memungkinkan pedagang untuk mendaftarkan SKU mereka dan kemampuan untuk menerima pembayaran tepat di dalam aplikasi WhatsApp Business.

Terakhir tetapi bukan leas adalah Instagram. Di atas label produk yang ada, saluran Belanja (dalam Jelajahi) dan Checkout (yang memungkinkan pengguna membeli produk dari penjual tanpa meninggalkan aplikasi), Instagram meluncurkan pembaruan Belanja dari Pencipta yang memungkinkan influencer produk fitur di pos mereka. Ini adalah penempatan produk pada skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Untuk merek kecil dan bisnis e-commerce, pembaruan ini membawa banyak peluang: akses ke salah satu audiens online terbesar di dunia dan saluran penjualan langsung ke konsumen baru tanpa biaya infrastruktur tetap, dan lebih sedikit gesekan antara akuisisi dan konversi dari sebelumnya.

Facebook, Dengan Peluang Baru Datanglah Tantangan Baru

Semua pengumuman yang disebutkan di atas membuka jalan bagi keluarga aplikasi Facebook untuk menjadi solusi bisnis ujung-ke-ujung, bebas infrastruktur yang memungkinkan merek dan perusahaan e-commerce untuk mencakup seluruh perjalanan pelanggan – dari mendaftarkan produk hingga meningkatkan kesadaran dan mempromosikan penawaran, hingga menerima pembayaran dan mengukur hasil. Semua itu bisa dilakukan dalam satu platform tunggal.

Janji ekosistem all-in-one memberdayakan pedagang untuk menjual di mana pelanggan mereka sudah, tanpa biaya di muka, sangat menarik. Bahkan, itu sangat baik dapat membawa hambatan untuk masuk untuk melakukan bisnis online ke level terendah sepanjang masa (baca: hampir nol). Di sisi lain, gangguan seperti itu berpotensi membawa risiko baru untuk diatasi dan masalah yang harus dipecahkan.

Pertama, ada pertanyaan kanibalisasi saluran penjualan yang ada. Apakah pedagang akan menjangkau khalayak baru melalui ekosistem perdagangan yang diaktifkan Facebook, atau memindahkan transaksi dari etalase Shopify, Etsy atau Amazon mereka? Dengan kata lain, apakah teknologi ini akan membuat pai lebih besar, atau mendistribusikan irisan yang sama secara berbeda?

Baca juga : Masa Depan Facebook: Cerita, Grup, Pesan Pribadi, Perdagangan

Kedua, apakah kita mengamati munculnya pemain murni Facebook baru (toko yang dibangun dan beroperasi secara eksklusif dalam ekosistem Facebook) atau kita melihat eksodus besar-besaran pesanan dari platform yang ada ke keluarga aplikasi Facebook, pertanyaan tentang penahanan oleh pedagang dan ketergantungan pada ekosistem akan muncul.

Ketiga, masuk akal untuk mengantisipasi bahwa aktivitas perdagangan baru yang berkembang di ekosistem Facebook akan memberikan tekanan tambahan pada ketersediaan jangkauan organik dan inventaris iklan, yang mengarah ke peningkatan tawaran dan biaya per akuisisi (BPA). Ini sangat berharga untuk diingat, mengingat bahwa Facebook dan Instagram saja memiliki lebih dari 80 persen pasar belanja iklan sosial.

Lalu ada pertanyaan tentang biaya transaksi, tidak hanya di masa-masa awal tetapi yang paling penting dari waktu ke waktu – terutama jika saluran penjualan baru ini mengkanibal aliran pendapatan lainnya, dan pedagang bergantung (tidak untuk mengatakan terkunci) pada satu ekosistem.


Scroll to Top