Apakah BPJS Kesehatan Mengcover Konsultasi Psikolog?

BPJS adalah asuransi kesehatan yang disediakan oleh pemerintah guna mensejahterakan masyarakat. Banyak sekali manfaat yang didapatkan dengan mendaftar menjadi peserta BPJS. Salah satunya adalah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Tapi, apakah BPJS akan mengcover konsultasi psikolog? Untuk tahu lebih jelas, berikut ini adalah penjelasannya. 

Cara Ajukan Klaim BPJS Untuk Konsultasi di Psikolog

Bagi Anda yang bertanya-tanya apakah BPJS akan mengcover biaya konsultasi dan pengobatan di psikolog, maka jawabannya adalah bisa dicover. Hal ini sendiri telah disampaikan oleh petinggi dari BPJS, dimana masalah kesehatan mental bisa tercover apabila Anda sudah sesuai prosedur. Anda harus tetap menjalankan langkah-langkah yang telah ditetapkan oleh BPJS untuk bisa mendapatkan pengobatan terkait kesehatan mental. 

Adapun cara yang harus Anda lakukan agar bisa tetap berkonsultasi dan mendapatkan pengobatan gratis di psikolog menggunakan BPJS. Berikut ini adalah caranya: 

1. Datang ke Faskes tingkat 1 

Pertama-tama, Anda harus datang terlebih dahulu ke Faskes atau fasilitas kesehatan tingkat 1. Dalam hal ini adalah puskesmas atau klinik tempat Anda mendaftar Faskes. Selanjutnya lakukan pendaftaran ke poli jiwa yang ada di Faskes 1. Jika sudah mendaftar, Anda bisa berkonsultasi secara langsung tentang masalah yang sedang Anda hadapi. 

2. Surat rujukan 

Tidak seluruh Faskes 1 mempunyai poli jiwa. Anda tidak perlu khawatir, karena Anda bisa meminta untuk dirujuk ke fasilitas kesehatan yang menyediakan poli jiwa. Tapi, perlu Anda ingat bahwa surat rujukan ini hanya berlaku selama 3 bulan saja. Jadi, sebisa mungkin Anda harus bisa ke fasilitas kesehatan rujukan secepat mungkin. 

3. Daftar ke Faskes rujukan 

Ketika sudah mendapatkan surat rujukan, maka selanjutnya Anda hanya perlu untuk mendaftar di fasilitas kesehatan yang sesuai dengan surat rujukan.  Anda hanya perlu menunggu proses konsultasi berjalan. Apabila dari konsultasi ternyata Anda harus mendapatkan pengobatan, maka Anda bisa menebus obat di fasilitas kesehatan tersebut. Kalau sudah mendaftar melalui BPJS, maka Anda tidak akan dikenai biaya. 

Jadi, bagi Anda yang membutuhkan pertolongan karena tertekan, tidak usah takut lagi. Karena BPJS akan membantu Anda mendapatkan pengobatan yang sesuai dengan kondisi kesehatan mental. Anda juga perlu tahu bahwa kesehatan mental yang dicover tidak hanya satu penyakit saja, tapi bagi Anda yang merasa depresi atau gangguan bipolar juga bisa memeriksakan diri. 

Beda Psikolog dan Psikiater 

Anda juga harus tahu apa perbedaan antara psikolog dan psikiater. Keduanya sama-sama memiliki hubungan dalam penanganan kejiwaan. Tapi, baik psikolog dan psikiater mempunyai perbedaan yang sangat terlihat. 

Psikiater adalah dokter spesialis jiwa, sedangkan untuk psikolog adalah bukan seorang dokter. Walau sama-sama mengobati, tapi cara pengobatan yang dilakukan sangatlah berbeda. Psikiater akan mengobati pasien dengan disertai obat-obatan dan terapi lainnya. Psikolog tidak berhak memberikan resep obat, dimana mereka hanya akan memberikan psikoterapi kepada pasien. 

Psikiater juga biasanya menangani pasien yang mempunyai gangguan kejiwaan yang lebih kompleks dan membutuhkan penanganan khusus seperti pemberian obat-obatan. Sedangkan psikolog sendiri biasanya akan membantu menangani gangguan yang masih bisa diperbaiki, seperti gangguan kecemasan, depresi dan lain sebagainya. 

Tanda Bahwa Anda Membutuhkan Konsultasi Psikolog 

Ada beberapa tanda yang bisa Anda jadikan patokan kapan harus datang ke psikolog dan mendapatkan konsultasi. Berikut tandanya: 

1. Kehilangan orang terdekat 

Apabila Anda baru saja kehilangan orang paling dekat dalam kehidupan dan perasaan kehilangan masih tidak bisa hilang, maka tidak ada salahnya Anda berkonsultasi ke psikolog. Rasa kehilangan yang berlarut-larut akan bertambah parah. Dengan berkonsultasi kepada psikolog, setidaknya Anda bisa tahu apa yang harus dilakukan. 

2. Trauma akan suatu hal 

Banyak sekali kejadian yang bisa dialami manusia dan dapat menyebabkan trauma mendalam. Apabila terlalu lama dibiarkan, maka seseorang bisa tidak dapat menjalankan hidup dengan normal. Apabila Anda memang pernah mengalami kejadian yang tidak dapat dihilangkan dari ingatan dan menjadi ketakutan sendiri, maka tidak ada salahnya Anda konsultasi ke psikolog. 

3. Tidak ada satupun yang mendengarkan Anda

Ketika sedang merasa sedih, kesepian dan perasaan negatif lainnya, terkadang Anda hanya perlu didengarkan. Tapi, tidak semua orang bisa mendengarkan. Karena apa yang Anda rasakan akan berbeda dengan orang lain. Apabila sudah merasa tidak ada yang mendengarkan, Anda bisa mengunjungi psikolog untuk membantu membuat perasaan lega. 

Berobat ke psikiater dan konsultasi ke psikolog bukan pertanda Anda lemah. Setiap manusia punya sisi masing-masing dan terkadang tidak bisa dimengerti termasuk oleh diri sendiri. Kalau memang butuh bantuan tidak masalah, karena ini akan membuat Anda merasa lega. Pemerintah pun menyadari bahwa tidak semua asuransi kesehatan mengcover tindakan medis untuk kesehatan mental. Maka daripada itu, Anda tidak perlu ragu menggunakan BPJS agar bisa mengatasi masalah ini.

Scroll to Top