Lebih Menguntungkan Mana? Reksa Dana atau Deposito Sebagai Instrumen Investasi

perbandingan reksadana dan deposito sebagai instrumen investasi

greenideasblog.com – Memang terdapat banyak cara untuk Anda dapat berinvestasi. Banyak alat investasi tersedia dan dapat Anda pilih sesuai dengan kemauan Anda. Selain itu, di era sekarang sebenarnya kita mempunyai banyak pilihan untuk berinvestasi agar kita mendapatkan Investasi.

Di antara sekian banyak alat atau instrumen investasi yang tersedia sekarang ini,  ada dua instrumen investasi yaitu  reksa dana dan deposito yang kedua instrumen tersebut dapat diklasifikasikan sebagai jenis investasi yang disarankan untuk para pemula. Mungkin Anda salah satu dari pemula ini sekarang, dan masih belum memutuskan untuk memilih jenis investasi seperti apa. 

Dan masih bingung antara memilih reksa dana atau deposito dimana ingin tetap merasa aman namun juga ingin mendapatkan keuntungan, seperti para investor pemula yang juga seperti itu.

Namun, mana yang harus dipilih diantara dua instrumen investasi yaitu reksa dana dan deposito. Hal ini seringkali membuat para pemula khawatir untuk memilih yang terbaik di antara kedua instrumen tersebut. Jadi, Anda tidak perlu bingung lagi akan dua  pilihan tersebut, mari kita melihat perbandingan antara reksadana dan deposito yang akan kita bahas secara lengkap setelah ini.

Sebelum memutuskan di antara reksadana dan deposito mana yang terbaik dan yang akan Anda pilih, Anda harus memahami dulu beberapa pengetahuan dasar di antara keduanya.

  • Perbandingan Jangka Waktu

Deposito

Deposito memberikan berbagai penawaran jangka waktu atau tenor. Jangka waktu yang ditawarkan biasanya dimulai dari 3 bulan sampai dengan berlangsung selama beberapa tahun. Lamanya periode yang Anda pilih akan mempengaruhi bunga atau juga keuntungan yang bisa kita peroleh. 

Selama jangka waktu yang Anda pilih, Anda tidak boleh menggunakan atau menarik dana investasi, terkecuali Anda bersedia menanggung denda atau juga biasa disebut penalti. Besaran denda tergantung dari banyaknya dana yang Anda investasikan. Apa pun jangka waktu dan setoran yang Anda pilih, Anda harus memilih sesuai dengan kebutuhan keuangan dan tujuan yang sudah Anda rencanakan di awal.

Reksa Dana

Sedangkan untuk instrumen investasi reksa dana tidak ada jangka waktu investasi. Anda dapat menyetor uang atau menarik investasi kapan saja tanpa denda seperti pada deposito. Oleh karena itu, reksa dana sebenarnya adalah tempat terbaik untuk menyimpan dana darurat jika Anda membutuhkan dana tersebut sewaktu-waktu.

perbandingan reksadana dan deposito sebagai instrumen investasi

Walaupun reksa dana tidak ada batasan waktunya, apabila Anda ingin mencairkan dana harus menunggu beberapa saat, hal ini dikarenakan pengelolaan investasi mungkin membutuhkan waktu – apalagi jika banyak investor yang ingin segera mencairkan dananya.

Baca Juga : Beberapa Tips Agar Anda Terhindar dari Investasi Bodong

  • Perbandingan Setoran Awal

Deposito

Pada instrumen investasi Deposito, pada kebanyakan bank membutuhkan setoran awal beberapa juta. Jumlah minimalnya mulai dari Rp 1.000.000 hingga Rp 5.000.000, pada awal setoran hingga seterusnya. Anda dapat mulai dari jumlah ini untuk berinvestasi di deposito, jumlah tersebut dirasa cukup untuk pemula.

Ingatlah bahwa jumlah setoran akan mempengaruhi bunga yang Anda terima nantinya, dan Anda juga harus membayar biaya manajemen atau administrasi yang ditentukan oleh pihak bank. Oleh karena itu, jika jumlah dana yang Anda investasikan tidak terlalu banyak, maka jumlah bunga yang Anda terima juga tidak seberapa, bahkan mungkin banyak berkurang untuk biaya administrasi.

Reksa Dana

Anda bisa mulai berinvestasi dengan nominal mulai dari 100.000 ribu jika Anda memilih reksa dana. Faktanya, ada beberapa lembaga atau platform yang memungkinkan Anda untuk berinvestasi mulai dari 10.000 ribu dan Anda dapat membayarnya dengan beberapa alat pembayaran digital. 

Ada juga biaya administrasi yang harus Anda tanggung, namun apabila Anda dapat memilih produk reksadana dengan nilai keuntungan yang baik, Anda dapat membayar biaya administrasi dapat dicover dari nilai investasi Anda sendiri, sehingga tidak terasa berat.

  • Perbandingan Suku Bunga

Deposito

Untuk waktu sekarang ini, suku bunga deposito kurang lebih di angka 3-6% per tahunnya. Angka tersebut dirasa cukup menguntungkan jika dibandingkan dengan suku bunga simpanan konvensional pada umumnya.

Reksa Dana

Reksa dana menawarkan tingkat pengembalian yang lebih tinggi, di kisaran angka 7-15 persen di setiap tahunnya, namun angka ini tergantung dengan produk reksa dana yang Anda pilih.

  • Perbandingan Resiko

Deposito

Jika Anda memilih investasi dengan deposito, lembaga penjamin simpanan akan memastikan keamanan investasi Anda hingga Rp 2 miliar. Selama Bank Indonesia tidak ada perubahan, suku bunga tidak akan terpengaruh oleh fluktuasi pasar.

Reksa Dana

Selain memberikan tawaran nilai imbalan hasil yang cukup tinggi tinggi, reksa dana memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan deposito. Reksa dana pasar uang adalah reksadana teraman karena instrumen ini tidak terlalu fluktuatif. Sedangkan risiko tertinggi adalah produk reksa dana saham. 

Seperti yang anda ketahui, sebagian besar dana investasi dari dana ini dialokasikan pada saham-saham dengan trend cukup berarti. Oleh karena itu, Anda dapat mengatakan bahwa pengembalian reksa dana nilainya tidak pasti karena berdasarkan dengan situasi pasar.

Scroll to Top