Mau Investasi Saham? Ketahui Dulu Apa Itu Saham dan Cara Memulai Investasinya

Kaum milenial saat ini sepertinya lebih tertarik untuk berinvestasi dalam dunia saham. Hal ini sendiri karena investasi memang mempunyai keuntungan besar. Tapi, untuk investasi saham sendiri tidak bisa main-main. Karena, resiko investasi saham juga terbilang sangat tinggi. Loss bisa Anda dapatkan jika tidak hati-hati. Sebelum Anda berinvestasi di saham, lebih baik mengenal terlebih dahulu apa tentang saham dan cara memulainya. Simak terus, ya pembahasannya di bawah ini. 

Penjelasan Tentang Saham 

Bagi Anda yang sudah tertarik untuk berinvestasi saham. Lebih baik Anda mengetahui terlebih dahulu apa itu saham. Saham adalah sebuah surat berharga yang menyatakan bahwa Anda telah menanamkan modal pada sebuah perusahaan. Karena Anda telah menanam modal, maka Anda berhak atas sebagian pendapatan dari perusahaan tersebut. 

Sehingga saham bisa dikatakan sebagai surat berharga yang menyatakan bahwa Anda adalah salah satu pemilik dari perusahaan tersebut. Maka, tidak heran jika seorang pemegang saham dalam sebuah perusahaan besar mempunyai pendapatan yang tinggi. Meski begitu, sekarang ini pun masyarakat dengan bebas bisa memiliki saham, karena ada beberapa perusahaan yang menjual saham ke publik. 

Cara Memulai Investasi Untuk Pemula 

Setelah mengenal apa itu saham, maka selanjutnya Anda harus tahu bagaimana cara untuk memulai berinvestasi. Berikut ini adalah caranya: 

1. Buka rekening tabungan 

Kalau Anda ingin memiliki saham, maka harus mempunyai rekening tabungan. Tapi, bukan sembarang rekening tabungan, Anda harus membuka rekening efek. Rekening ini sendiri bisa dibuka di perusahaan sekuritas yang bisa Anda pilih sendiri. Syaratnya juga sangat mudah, dimana yang terpenting adalah fotokopi identitas dalam hal ini KTP, NPWP, buku rekening dan juga materai. 

Bila sudah siap semua, maka Anda tinggal datang ke perusahaan sekuritas atau biasa kita kenal dengan broker saham. Tapi, Anda harus menemukan broker yang memang sudah berpengalaman dan terpercaya serta masuk dalam daftar OJK. Bila sudah, maka Anda akan diminta untuk membuat RDI atau Rekening Dana Investor. 

Biasanya ada beberapa bank yang menyediakan RDI ini, sebut saja BCA atau Mandiri. Masih ada bank lain juga, tergantung di mana Anda nyaman untuk menyimpannya. Jika sudah membuka rekening tabungan efek, maka Anda dapat mulai berinvestasi. 

2. Lakukan riset 

Sebelum memilih perusahaan tempat Anda berinvestasi, sebaiknya Anda melakukan riset terlebih dahulu. Anda harus bisa melihat apakah perusahaan tersebut memang bisa bertumbuh atau berkembang lebih jauh. Jika memang ternyata tidak ada perubahan atau condong ke arah penurunan, lebih baik hindari. 

Anda bisa menemukan informasi terkait saham perusahaan di Bursa Efek Indonesia atau melalui platform economy news. Hal ini sendiri sangatlah penting agar Anda tidak rugi ketika berinvestasi. Walaupun sebenarnya investasi bisa saja merugi, tapi dengan melakukan riset setidaknya bisa mencegah kerugian besar. 

3. Analisa saham 

Poin yang satu ini sendiri hampir mirip dengan yang nomor 2, tapi bukan melakukan analisa terhadap perusahaan. Anda harus menganalisis harga saham yang akan dibeli. Apakah prospek untuk melakukan jual beli saham dari perusahaan tersebut sangat baik atau tidak. Ini penting sekali untuk Anda lakukan, agar Anda bisa menghindari kerugian. 

Lakukan analisis sesuai dengan grafik yang ada di Bursa Efek Indonesia. Karena dengan melakukan analisis mendalam, setidaknya Anda tahu bagaimana cara untuk mencari waktu tepat kapan harus membeli dan menjual saham. 

4. Jangan hanya memperimbangkan resiko internal 

Sebuah perusahaan sendiri bisa berkembang karena banyak faktor, selain dari internal. Faktor yang juga sangat mempengaruhi adalah eksternal. Semisalnya adalah kondisi ekonomi negara, politik dan lain sebagainya. Seperti sekarang ini yang sedang dilanda pandemi, sudah pasti mempengaruhi harga jual beli saham. 

Anda jangan hanya langsung berpikir bahwa perusahaan besar pasti untung. Karena kalau dilihat di lapangan, malah banyak perusahaan besar yang juga kesulitan di masa ini. Coba saja Anda cari berita yang berkaitan dengan perusahaan rokok raksasa di Indonesia. Dimana pemiliknya pun mendapatkan kerugian besar karena pandemi. 

5. Konsultasi 

Berkonsultasi adalah cara tepat bagi Anda yang masih pemula dalam dunia investasi. Menyerap ilmu dari orang-orang yang sudah berpengalaman sangatlah baik untuk Anda. Karena Anda akan semakin belajar dan tahu mana saja perusahaan yang harus dibeli sahamnya mana yang tidak. Cobalah berkonsultasi dengan konsultan investasi, supaya Anda tidak salah langkah lagi di masa depan. 

Berinvestasi memang sangat menguntungkan, tapi Anda tidak bisa sembarangan ketika menentukan mana perusahaan yang ingin Anda tanamkan modal. Resiko dari investasi terbilang sangatlah besar dan jika Anda salah langkah, bisa saja akan mendapatkan kerugian dalam waktu dekat. Hal paling aman jika Anda ingin berinvestasi saham di awal adalah dengan mengikuti reksadana. 

Scroll to Top