Tips Nego Harga Saat Ingin Membeli Mobil Bekas

Apakah saat ini Anda sedang berpikiran membeli sebuah mobil bekas, namun harga yang si penjual tawarkan terlalu tinggi? Jika sudah demikian maka Anda harus bisa menawar mobil tersebut dengan bijak, sehingga memperoleh harga yang diinginkan.

Mobil merupakan salah satu aset yang memiliki sifat terdepresiasi, artinya setiap tahun nilainya akan turun. Karena itu harga dari mobil bekas biasanya akan menjadi lebih murah. Tetapi, tanpa adanya trik bernegosiasi ketika melakukan jual beli, kemungkinan besar Anda akan merugi bila harus membayar dengan mahal.

Tips melakukan nego harga ketika ingin membeli mobil second

Berikut dibawah ini adalah beberapa cara bagi Anda yang ingin melakukan negosiasi harga ketika akan membeli mobil second atau bekas supaya lebih untung.

1. Lakukan test drive dan katakan kekurangan dari kendaraan tersebut kepada penjual

Kondisi mobil merupakan faktor utama dari harga yang akan diberikan. Semakin baik keadaannya, maka pembeli sudah pasti tidak akan menawarnya dengan sadis. Namun, jika kondisinya parah dan tidak sesuai dengan penawarannya, harga pun bisa anjlok.

Karena itu selalu disarankan untuk melakukan test drive sebelum memutuskan apakah memang harganya sudah sesuai dengan keadaan sebenarnya. Dengan Anda melakukan percobaan terlebih dahulu, maka Anda bisa mengetahui kekurangan dari mobil yang akan dibeli.

Trik ini memang yang paling sering dilakukan oleh orang-orang yang ingin membeli mobil second dengan harga murah. Apalagi jika memang sudah menjadi incaran sejak awal.

2. Lakukan tawar menawar, jangan sungkan

Bila Anda sudah melakukan test drive dan merasa ada kekurangan, maka tidak ada salahnya untuk bertanya “apakah tidak bisa kurang?” jangan pernah merasa sungkan ketika penjual berucap “nego tipis” atau “bisa kok tapi jangan sadis.”

Jika penjual sudah mengatakan demikian, maka Anda dapat menjelaskan segala kekurangan yang dirasakan ketika tadi melakukan test drive. Katakan serinci mungkin kepada penjual, karena dengan begitu saat Anda melakukan negosiasi pemilik pasti akan berpikir ulang.

Apabila dia kekeh dengan harganya, Anda bisa saja mengatakan “ini kalau deal, saya masih harus servis ke bengkel dan nominalnya tidak sedikit.” Karena semakin banyak kekurangan dari mobil bekas tersebut, harganya tentu akan semakin murah.

3. Kendalikan ekspresi Anda

Ketika akan melakukan sebuah negosiasi ada baiknya Anda belajar untuk mengendalikan ekspresi, jangan sampai penjual melihat reaksi tertarik pada tatapan dan wajah Anda. Karena bila hal tersebut terjadi, dia akan berpikir berapapun harga yang diberikan pasti disetujui.

Jangan sampai hal tersebut terjadi, karena sudah pasti Anda yang akan rugi. Sebab ketika Anda meminta potongan harga, penjual hanya akan memberikan diskon sedikit. Misal turun ratusan ribu atau beberapa juta saja.

4. Jangan dipaksakan jika tidak berjodoh

Dalam membeli mobil baru ataupun bekas itu seperti mencari pasangan yang akan mendampingi Anda dalam menjalani kehidupan. Mengapa demikian? Karena pada dasarnya mobil merupakan aset yang dapat digunakan untuk menghasilkan uang.

Saat Anda telah melakukan nego pada mobil yang Anda inginkan tidak berhasil, maka jangan memaksakan kehendak. Anggap saja kendaraan tersebut belum berjodoh dengan Anda, sebab patokan dalam membeli aset sudah pasti adalah mahar atau uang.

Bila memang dana yang Anda miliki tidak cukup untuk membeli mobil tersebut, maka jangan dipaksa. Sekalipun harus melakukan kredit, karena ini akan lebih membebani Anda kedepannya dan bisa saja terjadi gagal bayar.

5. Ajak si penjual untuk melakukan inspeksi sebelum membeli

Apakah Anda yakin bila mobil bekas yang akan dibeli dalam kondisi baik? Tidak pernah terkena banjir, tabrakan atau hal buruk yang menyebabkan mobil menjadi tidak pada kondisi terbaiknya. Sehingga akan lebih baik untuk melakukan inspeksi secara langsung.

Apabila pemilik atau penjual menambah kata-kata ‘dijamin terawat’ maka langsung ajak saja untuk bertemu dan melihat kondisi mobil. Bila Anda tidak mengerti, ada baiknya untuk mengajak orang yang memang memahami keadaan mobil atau menyewa jasa menginspeksi mobil.

Bila si pemilik atau penjual menolak untuk diajak inspeksi, maka ada kemungkinan bila mobilnya memang bermasalah atau dia tidak mau melayani tipe pembeli seperti Anda yang terlalu teliti dan mendetail.

Pertimbangkan hal lainnya sebelum melakukan negosiasi

Banyak orang ketika ingin membeli mobil merasa bingung saat memilih tipe atau model dari kendaraan yang diinginkan. Karenanya ada baiknya sebelum beli mobil, lakukanlah riset terlebih dahulu serta sesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Selain itu, cari tahu juga bagaimana performanya, keadaan mesin, penampilan sehingga Anda dapat melakukan tawar menawar saat melihat mobil yang dimaksud. Kemudian akan lebih baik lagi, jika mobil tersebut telah memiliki asuransi.

Sebab bagaimanapun jika mobil tersebut sudah diasuransikan akan membuat Anda lebih aman dan merasa nyaman. Jadi, masukan asuransi sebagai bahan pertimbangan saat akan membeli mobil second.

Scroll to Top